Coba Curi Magna Carta, Pria Inggris Dijebloskan ke Penjara

Sabtu, 11 Juli 2020 - 01:32 WIB
loading...
Coba Curi Magna Carta,...
Seorang pria Inggris masuk penjara setelah mencoba mencuri piagam Magna Carta. Foto/Archyde
A A A
LONDON - Seorang pria Inggris dijebloskan ke penjara setelah berusaha mencuri piagam Magna Carta versi asli yang tak ternilai. Piagam Magna Carta adalah tonggak perjuangan lahirnya hak asasi manusia .

Pria yang diketahui bernama Mark Royden itu menyerang kaca pelindung yang mengelilingi piagam itu di Katedral Salisbury di Inggris selatan. Aksinya itu terpergok dua turis asal Amerika yang kemudian mengejarnya. Pelaku berhasil disudutkan oleh sekelompok tukang batu.

Pria berusia 47 tahun dinyatakan bersalah atas percobaan pencurian dan tindakan kriminal pengrusakan pada kotak keamanan seharga USD 18.295.

Menghukumnya empat tahun penjara, hakim Richard Parkes mengatakan Royden telah berupaya keras untuk mencuri dokumen sejarah yang teramat penting bagi dunia.

Menurut jaksa penuntut Royden percaya bahwa piagam Magna Carta yang ada di Salisbury adalah palsu dan ia datang untuk melakukan pencurian pada 25 Oktober 2018 dengan palu, sarung tangan dan kacamata keselamatan.

Sebelum menghancurkan kotak pelindung, ia mengalihkan kamera keamanan agar tidak terekam saat melakukan aksinya serta menyalakan alarm kebakaran sebagai pengalih perhatian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Berita Terkini
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved