Meski Ditolak, Israel Tetap Deportasi Aktivis Palestina ke Prancis
Minggu, 18 Desember 2022 - 21:25 WIB
loading...
Meski Ditolak, Israel Tetap Deportasi Aktivis Palestina ke Prancis. FOTO/Reuters
A
A
A
YERUSALEM - Israel mengatakan, pihaknya mendeportasi Salah Hammouri, seorang pengacara dan aktivis Palestina ke Prancis, Minggu (18/12/2022) pagi. Israel mengklaim Hammouri memiliki hubungan dengan kelompok aktivis terlarang.
Seperti dilaporkan AP, deportasi tetap dilakukan Israel, meskipun ada keberatan dari pemerintah Prancis. Pengusiran Hammouri menggarisbawahi status rapuh warga Palestina di Yerusalem timur yang dianeksasi Israel, di mana sebagian besar memiliki hak tinggal yang dapat dicabut sewaktu-waktu, tetapi bukan warga negara Israel.
Baca: Pria Israel di AS Selundupkan Teknologi Sensitif untuk Senjata Nuklir ke Rusia
Deportasi ini juga membuka kemungkinan pertengkaran diplomatik dengan Prancis, yang telah berulang kali mengimbau Israel untuk tidak melakukan pengusiran.
“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa keadilan ditegakkan hari ini dan teroris Salah Hammouri dideportasi dari Israel,” kata Menteri Dalam Negeri Israel, Ayelet Shaked, mengumumkan dalam pernyataan rekaman video.
Hammouri dijadwalkan mendarat di Paris tepat sebelum pukul 10 pagi waktu setempat. Hammouri lahir di Yerusalem tetapi memegang kewarganegaraan Prancis.
Israel mengatakan, Hammouri adalah seorang aktivis di Front Populer untuk Pembebasan Palestina, sebuah kelompok yang dia beri label sebagai organisasi teroris. Dia telah bekerja sebagai pengacara untuk Adameer, sebuah kelompok hak asasi yang membantu tahanan Palestina yang dilarang oleh Israel karena diduga memiliki hubungan dengan PFLP.
Seperti dilaporkan AP, deportasi tetap dilakukan Israel, meskipun ada keberatan dari pemerintah Prancis. Pengusiran Hammouri menggarisbawahi status rapuh warga Palestina di Yerusalem timur yang dianeksasi Israel, di mana sebagian besar memiliki hak tinggal yang dapat dicabut sewaktu-waktu, tetapi bukan warga negara Israel.
Baca: Pria Israel di AS Selundupkan Teknologi Sensitif untuk Senjata Nuklir ke Rusia
Deportasi ini juga membuka kemungkinan pertengkaran diplomatik dengan Prancis, yang telah berulang kali mengimbau Israel untuk tidak melakukan pengusiran.
“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa keadilan ditegakkan hari ini dan teroris Salah Hammouri dideportasi dari Israel,” kata Menteri Dalam Negeri Israel, Ayelet Shaked, mengumumkan dalam pernyataan rekaman video.
Hammouri dijadwalkan mendarat di Paris tepat sebelum pukul 10 pagi waktu setempat. Hammouri lahir di Yerusalem tetapi memegang kewarganegaraan Prancis.
Israel mengatakan, Hammouri adalah seorang aktivis di Front Populer untuk Pembebasan Palestina, sebuah kelompok yang dia beri label sebagai organisasi teroris. Dia telah bekerja sebagai pengacara untuk Adameer, sebuah kelompok hak asasi yang membantu tahanan Palestina yang dilarang oleh Israel karena diduga memiliki hubungan dengan PFLP.
Lihat Juga :