Komandan Rusia Sarankan Senjata Nuklir Opsi Tunggal untuk Menangkan Perang Ukraina
Kamis, 15 Desember 2022 - 15:54 WIB
loading...
A
A
A
Rusia telah memberikan sinyal beragam tentang potensi penggunaan senjata nuklir selama konflik. Pihak berwenang telah secara resmi menolak gagasan penggelaran senjata pemusnah massal itu, tetapi televisi pemerintah yang berhubungan erat dengan Kremlin telah mengejek Barat dengan kemungkinan serangan nuklir Moskow.
Pada bulan September, Putin mengeluarkan ancaman terhadap negara-negara yang dia yakini sedang mencoba untuk "memeras" Rusia dengan senjata nuklir mereka—sebuah pukulan yang jelas pada negara-negara Barat—saat dia memerintahkan mobilisasi parsial tentara cadangan untuk perang di Ukraina.
Baik Rusia maupun Barat telah menunjukkan koleksi senjata nuklir masing-masing sebagai pencegah yang bertujuan mencegah serangan yang akan menyebabkan penderitaan yang meluas.
"Mereka yang mencoba memeras kami dengan senjata nuklir harus tahu bahwa angin juga bisa berputar ke arah mereka," kata Putin.
Namun, pada bulan Oktober, Putin sebagaimana dilaporkan kantor berita AP meremehkan kemungkinan penggunaan nuklir, dengan mengatakan bahwa "tidak ada gunanya, baik politik maupun militer".
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin memperingatkan pekan lalu bahwa Putin sedang mengembangkan dan memodernisasi persenjataan nuklirnya.
Pada bulan September, Putin mengeluarkan ancaman terhadap negara-negara yang dia yakini sedang mencoba untuk "memeras" Rusia dengan senjata nuklir mereka—sebuah pukulan yang jelas pada negara-negara Barat—saat dia memerintahkan mobilisasi parsial tentara cadangan untuk perang di Ukraina.
Baik Rusia maupun Barat telah menunjukkan koleksi senjata nuklir masing-masing sebagai pencegah yang bertujuan mencegah serangan yang akan menyebabkan penderitaan yang meluas.
"Mereka yang mencoba memeras kami dengan senjata nuklir harus tahu bahwa angin juga bisa berputar ke arah mereka," kata Putin.
Namun, pada bulan Oktober, Putin sebagaimana dilaporkan kantor berita AP meremehkan kemungkinan penggunaan nuklir, dengan mengatakan bahwa "tidak ada gunanya, baik politik maupun militer".
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin memperingatkan pekan lalu bahwa Putin sedang mengembangkan dan memodernisasi persenjataan nuklirnya.
(min)
Lihat Juga :