Media Rusia Ledek Sistem Rudal Patriot AS Hendak Dikirim ke Ukraina: Pernah Kebobolan di Saudi

Kamis, 15 Desember 2022 - 15:12 WIB
loading...
A A A
“Ini tidak lain adalah jejak bencana yang tak terputus dengan sistem senjata ini,” kata Theodore Postol, fisikawan Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang dikenal karena kritiknya terhadap sistem Patriot setelah serangan di Riyadh tahun 2018.

3. Kebobolan di Jepang

Pada bulan Agustus dan September 2017, Korea Utara menguji coba dua rudal balistik jarak jauh, menerbangkannya di atas pulau Hokkaido di utara Jepang sebelum mendaratkannya di Pasifik.

Setelah manuver Pyongyang, Presiden AS saat itu Donald Trump secara pribadi bertanya kepada Perdana Menteri Jepang saat itu Shinzo Abe mengapa Tokyo, yang pertahanan udaranya termasuk enam batalyon Patriot dan tujuh kapal perang yang dilengkapi dengan pertahanan rudal balistik Aegis, gagal menghancurkan proyektil Korea Utara.

Trump dilaporkan tidak dapat memahami mengapa prajurit negeri samurai tidak menembak jatuh rudal Korea Utara.

Media AS telah memberikan penjelasan yang cukup sederhana tentang mengapa Jepang tidak menggunakan senjata buatan Amerika untuk melawan rudal Korea Utara, yakni rudal Pyongyang itu terbang di luar jangkauan pencegatan pasukan pertahanan udara dan rudal.

Sasaran Tes?

Sistem rudal Patriot adalah peralatan yang kompleks. Selain peluncurnya, komponen termasuk radar susunan bertahap AN/MPQ-65 yang diatur untuk memindai target, "Engagement Control/Operations Center", tiang antena setinggi 31 meter opsional, dan Pembangkit Listrik EPP-III Seluler opsional, memompa daya dari dua mesin diesel 150 KW.

Patriot merupakan road mobile, dan dapat dikerahkan dan disiapkan untuk ditembakkan dalam waktu sekitar 30 menit.

Namun, tidak seperti sistem pertahanan udara atau artileri jarak pendek yang berdiri sendiri, yang dapat menembakkan pelengkap rudal atau roket mereka dalam 1-3 menit dan mengevakuasi (taktik yang disebut "tembak dan lari"), Patriot tidak gesit.

Lebih jauh lagi, mengingat kumpulan mereka dalam kelompok kendaraan, sistem ini dapat dengan mudah diambil oleh satelit musuh, menjadikannya target duduk bagi musuh yang dipersenjatai dengan rudal yang dapat menghindari pertahanan rudal biasa, atau bahkan mereka yang memiliki cukup rudal atau drone biasa untuk mengalahkan sistem musuh.

Akibatnya, jika AS melanjutkan pengiriman Patriot ke Ukraina, itu dapat dengan cepat berubah menjadi peluang bagi Rusia untuk menguji keefektifan rudal hipersonik Kinzhal melawan sistem pertahanan rudal.

Menurut ulasan Sputnik, itu mungkin tujuan sebenarnya dari Pentagon yang menyebarkan sistem di Ukraina sejak awal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved