Kapal Selam Rudal Nuklir AS dan Inggris Muncul di Atlantik Utara, Gertak Rusia?

Kamis, 15 Desember 2022 - 14:52 WIB
loading...
A A A
Salah satu contoh kunci dari berbagi teknologi antara Inggris dan AS adalah sistem rudal Trident. Sistem ini digunakan oleh kedua negara untuk mempersenjatai kapal selam rudal nuklir mereka dan dikembangkan melalui kolaborasi bersama antara kedua negara.

Inggris membeli rudal dari AS dan juga mendapat manfaat dari keahlian dan teknologi Amerika untuk mengintegrasikan sistem ke dalam kapal selam mereka sendiri.

Selain itu, Inggris dan AS juga telah bekerja sama dalam pengembangan teknologi kapal selam baru.

Misalnya, kapal selam rudal nuklir kelas terbaru Inggris, kelas Dreadnought, dirancang untuk lebih canggih dan tersembunyi daripada kapal selam generasi sebelumnya.

Kapal kelas Dreadnought menggabungkan banyak kemajuan teknologi terbaru dalam desain kapal selam, beberapa di antaranya dikembangkan dalam kemitraan dengan AS.

Secara keseluruhan, hubungan antara Inggris dan AS dalam hal kapal selam rudal nuklir adalah salah satu kolaborasi dan berbagi teknologi.

Kedua negara memiliki kepentingan yang kuat dalam mempertahankan penangkal nuklir yang kuat dan oleh karena itu telah bekerja sama untuk mengembangkan dan meningkatkan armada kapal selam masing-masing.

Dengan berbagi teknologi dan keahlian, Inggris dan AS dapat membangun kapal selam yang lebih canggih dan efektif, yang pada gilirannya membantu memastikan keamanan kedua negara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Berita Terkini
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved