Satu Lawan Satu, Tank Ukraina Hancurkan Tank Rusia Sekali Tembak

Selasa, 13 Desember 2022 - 22:45 WIB
loading...
Satu Lawan Satu, Tank...
Sebuah video terbaru dilaporkan menunjukkan tank Ukraina menghancurkan tank Rusia dalam sekali tembak saat berhadapan satu lawan satu. Foto/Tangkapan layar
A A A
KIEV - Sebuah video baru dilaporkan menunjukkan tank Ukraina meledakkan tank Rusia dalam satu tembakan saat keduanya bertempur di salah satu wilayah yang dianeksasi.

Video tersebut diposting di Twitter oleh Ukraine Weapons Tracker, sebuah akun bersama yang dijalankan oleh Calibre Obscura dan Armoby Bazaar. Video tersebut menunjukkan tank T-64BV Ukraina dari Brigade Mekanik ke-92 menghancurkan tank seri T-72B Rusia di Novoselivske, di oblast Luhansk.

Dalam video tersebut, kedua tank saling berhadapan dari jarak jauh. Tank T-64BV Ukraina meledakkan tank lawan dalam satu tembakan, menyebabkan semburan api, dan menembak lagi hampir 20 detik kemudian seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (13/12/2022).



Luhansk, bersama dengan Donetsk, terdiri dari wilayah Donbas yang lebih besar dan berbagi perbatasan timur yang panjang dengan Rusia. Luhansk dan Donetsk adalah dua dari empat wilayah yang dianeksasi oleh Rusia pada bulan September.

Newsweek tidak dapat secara independen memverifikasi lokasi video tersebut dan telah menghubungi Kementerian Pertahanan Ukraina dan Rusia untuk memberikan komentar.

Baca: Uni Eropa Setujui Bantuan Militer Tambahan untuk Ukraina

Namun, Kementerian Pertahanan Ukraina men-tweet video yang sama, memuji Brigade Mekanik ke-92.

Dalam pembaruan hariannya tentang senjata dan personel Rusia yang dimusnahkan, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan bahwa sekitar 94.760 tentara Rusia telah tewas antara 24 Februari dan 12 Desember.

Sebanyak 2.966 tank Rusia telah dihancurkan dalam rentang waktu yang sama, termasuk 24 tank yang dihancurkan pada hari Minggu saja.

Menurut Army Recognition, sebuah outlet tentang teknologi militer, tank T-64BV adalah versi modern dari tank tempur T-64B asli, tetapi dengan paket lapis baja yang ditingkatkan. Produksi tank asli dimulai pada tahun 1985 dan sejak itu telah digunakan di Rusia, Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo, dan Ukraina.

Satu Lawan Satu, Tank Ukraina Hancurkan Tank Rusia Sekali Tembak

Foto: The National Interest

Sedangkan tank T-72B juga merupakan versi modifikasi dari tank yang awalnya mulai beroperasi dengan militer Rusia pada tahun 1984. Army Recognition mengatakan turret tank memiliki paket lapis baja yang dilaporkan memberikan tingkat perlindungan yang jauh lebih tinggi daripada model sebelumnya, termasuk pelat glacis dengan 20 milimeter pelindung applique.

Satu Lawan Satu, Tank Ukraina Hancurkan Tank Rusia Sekali Tembak

Foto: Frontier India

Sebuah laporan hari Minggu dari kota Kadiivka di wilayah Luhansk menyatakan bahwa sebuah hotel yang menampung kelompok tentara bayaran Wagner yang terdiri dari kontraktor militer swasta (PMC) Rusia diserang oleh pasukan Ukraina.

Baca: Rusia Gempur Ukraina dengan Amunisi Tua, Diduga Stok Senjatanya Menipis

Gubernur Luhansk Serhiy Haidai mengatakan bahwa sekitar setengah dari PMC diperkirakan tewas akibat serangan itu.

Pertempuran berlanjut karena suhu yang sangat dingin di dekat perbatasan Rusia-Ukraina terus menurun.

Pada hari Minggu, sementara mengakui bahwa tanah yang lembab dapat membuat konflik yang sedang berlangsung menjadi lebih menantang, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov berjanji bahwa pasukan Ukraina akan terus mempertahankan wilayah mereka.

"Tetapi Angkatan Bersenjata Ukraina tidak berpikir untuk berhenti. Ketika tanah menjadi lebih padat, saya yakin bahwa kami akan melanjutkan serangan balik kami, kampanye untuk membebaskan wilayah kami," kata Reznikov dalam sambutannya yang diterjemahkan oleh The Moscow Times.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan pada awal Desember bahwa dia yakin Rusia sedang mencoba untuk "membekukan" konflik untuk berkumpul kembali dan meluncurkan serangan yang lebih besar di kemudian hari.

Baca: Bos NATO: Kepercayaan antara Barat dan Rusia Telah Hancur!

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved