Warga China Lega, Aplikasi Pelacakan Perjalanan Dihentikan

Selasa, 13 Desember 2022 - 02:30 WIB
loading...
A A A
Pada saat yang sama, pemerintah membalikkan keadaan dengan mengizinkan mereka yang memiliki gejala ringan untuk memulihkan diri di rumah daripada dikirim ke rumah sakit lapangan yang terkenal penuh sesak dan kebersihan yang buruk.

Laporan di Internet China, yang dikontrol ketat oleh pemerintah, berusaha meyakinkan publik yang gelisah, menyatakan bahwa pembatasan akan terus dicabut dan perjalanan, makan di dalam ruangan, dan aktivitas ekonomi lainnya akan segera kembali ke kondisi sebelum pandemi.

Baca: Pakar Medis China: COVID-19 Telah Bermutasi, Harus Diganti Namanya

Para pemimpin China telah lama memuji "nol-COVID" karena menjaga jumlah kasus dan kematian jauh lebih rendah daripada di negara lain, tetapi pejabat kesehatan sekarang mengatakan bahwa varietas omicron yang paling umum memiliki risiko yang jauh lebih kecil.

Di tengah penurunan tajam dalam jumlah pengujian, China pada hari Senin mengumumkan hanya sekitar 8.500 kasus baru, menjadikan total negara menjadi 365.312 – lebih dari dua kali lipat level sejak 1 Oktober – dengan 5.235 kematian. Itu dibandingkan dengan 1,1 juta kematian akibat COVID-19 di Amerika Serikat.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved