Menlu Arab Saudi: Semua Taruhan Batal Jika Iran Dapat Senjata Nuklir
Senin, 12 Desember 2022 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
Pembicaraan nuklir terhenti dengan kekuatan Barat yang menuduh Iran mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal, dan fokus beralih ke perang Rusia-Ukraina serta kerusuhan domestik di Iran atas kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun.
Baca juga: AS Ungkap Sikap pada Serangan Ukraina di Wilayah Rusia
Meskipun Riyadh tetap "skeptis" tentang kesepakatan nuklir Iran, Pangeran Faisal mengatakan pihaknya mendukung upaya menghidupkan kembali pakta tersebut "dengan syarat bahwa itu menjadi titik awal, bukan titik akhir" untuk kesepakatan yang lebih kuat dengan Teheran.
Negara-negara Teluk Arab yang dikuasai Sunni telah mendesak untuk kesepakatan yang lebih kuat yang mengatasi kekhawatiran mereka tentang program rudal dan pesawat tak berawak dan jaringan proksi regional Iran.
“Sayangnya, tanda-tanda saat ini tidak terlalu positif,” ungkap Pangeran Faisal.
“Kami mendengar dari Iran bahwa mereka tidak tertarik pada program senjata nuklir, akan sangat menghibur untuk mempercayainya. Kami membutuhkan lebih banyak jaminan pada level itu,” ujar dia.
Baca juga: AS Ungkap Sikap pada Serangan Ukraina di Wilayah Rusia
Meskipun Riyadh tetap "skeptis" tentang kesepakatan nuklir Iran, Pangeran Faisal mengatakan pihaknya mendukung upaya menghidupkan kembali pakta tersebut "dengan syarat bahwa itu menjadi titik awal, bukan titik akhir" untuk kesepakatan yang lebih kuat dengan Teheran.
Negara-negara Teluk Arab yang dikuasai Sunni telah mendesak untuk kesepakatan yang lebih kuat yang mengatasi kekhawatiran mereka tentang program rudal dan pesawat tak berawak dan jaringan proksi regional Iran.
“Sayangnya, tanda-tanda saat ini tidak terlalu positif,” ungkap Pangeran Faisal.
“Kami mendengar dari Iran bahwa mereka tidak tertarik pada program senjata nuklir, akan sangat menghibur untuk mempercayainya. Kami membutuhkan lebih banyak jaminan pada level itu,” ujar dia.
Lihat Juga :