Mengenal 'Merchant of Death' Rusia yang Ditukar dengan Tahanan asal AS
Jum'at, 09 Desember 2022 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi di bawah kesepakatan untuk mengamankan pertukaran tahanan hari Kamis, hukuman salah satu pedagang senjata paling terkenal di dunia itu diringankan menjadi 10 tahun yang sudah dijalani.
Bout, yang mendapat julukan seperti "pedagang maut" dan "penghancur sanksi" lahir di Dushanbe, ibu kota Tajikistan modern yang saat itu merupakan bagian dari Uni Soviet.
Dia dididik dan membangun karier di sistem militer Soviet dan diyakini fasih dalam enam bahasa, termasuk bahasa Arab, Persia, dan Esperanto.
Bout memanfaatkan industri penerbangan Soviet yang runtuh untuk membeli tiga pesawat kargo Antonov yang kemudian disewanya untuk penerbangan jarak jauh dari Moskow. Setidaknya itu pengakuannya kepada The New York Times dalam sebuah wawancara tahun 2003.
"Saya tidak pernah memiliki investor," kata Bout dalam wawancara kala itu, di mana dia menolak untuk mengungkapkan bagaimana dia dapat menemukan USD120.000 untuk membeli pesawat ketika dia baru berusia 25 tahun.
Dia menggunakan armada yang baru diperolehnya untuk mengimpor bunga dari Afrika Selatan ke Timur Tengah, sebelum mengalihkan fokusnya ke senjata saat bisnisnya berkembang.
Bout, yang mendapat julukan seperti "pedagang maut" dan "penghancur sanksi" lahir di Dushanbe, ibu kota Tajikistan modern yang saat itu merupakan bagian dari Uni Soviet.
Dia dididik dan membangun karier di sistem militer Soviet dan diyakini fasih dalam enam bahasa, termasuk bahasa Arab, Persia, dan Esperanto.
Bout memanfaatkan industri penerbangan Soviet yang runtuh untuk membeli tiga pesawat kargo Antonov yang kemudian disewanya untuk penerbangan jarak jauh dari Moskow. Setidaknya itu pengakuannya kepada The New York Times dalam sebuah wawancara tahun 2003.
"Saya tidak pernah memiliki investor," kata Bout dalam wawancara kala itu, di mana dia menolak untuk mengungkapkan bagaimana dia dapat menemukan USD120.000 untuk membeli pesawat ketika dia baru berusia 25 tahun.
Dia menggunakan armada yang baru diperolehnya untuk mengimpor bunga dari Afrika Selatan ke Timur Tengah, sebelum mengalihkan fokusnya ke senjata saat bisnisnya berkembang.
Lihat Juga :