Ukraina Butuh 3 Senjata Ini untuk Menang Perang Lawan Rusia

Kamis, 08 Desember 2022 - 10:11 WIB
loading...
A A A
Strategi itu mengakibatkan banyak korban jiwa bagi pasukan Rusia di awal perang, serta penghancuran sebagian besar tank yang dikerahkan Moskow di Ukraina.

Pada bulan September, jenderal Ukraina Valerii Zaluzhny mengatakan mereka menginginkan antara 10 dan 20 brigade, yang masing-masing terdiri dari sekitar 5.000 tentara dan yang akan membutuhkan, menurut ahli militer, rata-rata 100 tank.

“Jadi Anda mencari sekitar 1.000 tank, mungkin kurang, ditambah kendaraan untuk menempatkan tentara, mobilitas lapis baja,” kata Ledwidge.

"Ukraina sudah memiliki armada tank yang cukup besar", kata Ledwidge.

"Dengan sekitar 2.000 tank, itu sebenarnya lebih dari yang dimilikinya pada awal perang. Dan itu mungkin cukup untuk melakukan pekerjaan itu,” ujarnya.

"Jadi orang Ukraina sangat akrab dengan tank yang mereka miliki dan mereka akan dapat menggunakannya dengan baik, mengalahkan tank Rusia, mungkin, tapi itu akan memakan banyak korban."

Menurutnya, tank-tank tambahan yang akan membantu Ukraina untuk merebut kembali bagian-bagian wilayahnya yang diduduki Rusia harus datang dari Amerika Serikat (AS).

AS, lanjut dia, memiliki ribuan tank cadangan yang terpelihara dengan baik dan siap digunakan. "Sementara lemari Eropa sekarang kosong. Tank-tank Amerika yang disimpan ini adalah pemenang perang," imbuh dia.

Pakar militer itu mengatakan bahwa lebih dari 3.000 tank M1 Abrams yang disimpan AS sebagai cadangan adalah satu generasi di depan dari sebagian besar peralatan yang dimiliki Rusia. "Itu akan memusnahkan unit Rusia mana pun seperti yang mereka lakukan di Irak di masa lalu," paparnya.

Kendaraan lapis baja lain yang akan membantu Ukraina mengalahkan Rusia adalah Kendaraan Tempur Bradley, yang dirancang untuk mengangkut infanteri sambil memberikan tembakan perlindungan melawan pasukan musuh. "Kendaraan ini, yang AS miliki ribuan unit dalam penyimpanan cadangan, jauh lebih baik daripada apa pun yang dimiliki Rusia," kata Ledwidge.

"Peralatan ini, jika dikirim [ke Ukraina], akan dikirim hingga tahun depan—ada banyak rintangan yang harus dilalui dalam hal pelatihan, pemeliharaan, logistik, dan perbaikan—dan akan memakan waktu lama untuk menyelesaikannya, dan itu akan menjadi perang yang panjang," paparnya.

"Akan jauh lebih pendek jika Ukraina memiliki peralatan untuk memenangkannya, daripada melawannya untuk waktu yang lama."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved