Hubungan Arab Saudi-AS Retak, Mohammed bin Salman dan Xi Jinping Makin Lengket

Senin, 05 Desember 2022 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Arab Saudi dan sekutu Teluknya mengatakan mereka akan terus mendiversifikasi kemitraan untuk melayani kepentingan ekonomi dan keamanan, meskipun AS keberatan dengan hubungan mereka dengan Rusia dan China.

Jonathan Fulton, senior fellow non-residen di Atlantic Council, mengatakan Pangeran Mohammed bin Salman ingin menunjukkan kepada konstituennya sendiri bahwa kerajaan itu penting bagi banyak kekuatan global.

"Mungkin dia memberi isyarat ke AS juga, tapi...dia lebih peduli tentang apa yang dipikirkan orang-orang di dalam kerajaan," katanya.

Biden menjanjikan "konsekuensi" kepada Riyadh setelah langkah produksi minyak, tetapi Washington sejak itu menegaskan kembali dukungannya untuk keamanan kerajaan, di mana pejabat AS menekankan "keunggulan komparatif" AS dalam membangun struktur pertahanan terintegrasi di Teluk.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu pekan lalu bahwa Washington ingin memastikan bahwa hubungan strategis dengan Riyadh bekerja. "Untuk kepentingan terbaik kami," katanya.

Pejabat AS menolak berkomentar ketika ditanya tentang hubungan bilateral Saudi-China menjelang kunjungan Xi Jinping.

Washington telah menyuarakan keprihatinan atas penggunaan teknologi 5G China di Teluk Arab dan investasi China di infrastruktur sensitif seperti pelabuhan, termasuk di Uni Emirat Arab yang menghentikan proyek pelabuhan China karena kekhawatiran AS.

Riyadh dan Abu Dhabi membeli peralatan militer China dan sebuah perusahaan Saudi menandatangani kesepakatan dengan perusahaan China untuk memproduksi drone bersenjata di kerajaan tersebut.

Analis Saudi Abdulaziz Sager, ketua Pusat Penelitian Teluk yang berbasis di Riyadh, mengatakan kepada televisi Arab Saudi; Asharq News, bahwa negara-negara Arab ingin memberi tahu sekutu Barat bahwa mereka memiliki alternatif dan hubungan mereka terutama didasarkan pada kepentingan ekonomi.

"Meskipun hubungan Saudi dengan China tampaknya tumbuh jauh lebih cepat daripada dengan Amerika Serikat, hubungan sebenarnya tidak sebanding," kata Jon Alterman, direktur program Timur Tengah di Pusat Kajian Strategis dan Internasional Washington.

"Hubungan dengan China pucat dibandingkan dengan Amerika Serikat dalam hal kompleksitas dan keintiman," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved