Hubungan Arab Saudi-AS Retak, Mohammed bin Salman dan Xi Jinping Makin Lengket

Senin, 05 Desember 2022 - 08:02 WIB
loading...
Hubungan Arab Saudi-AS...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman akan menyambut kunjungan Presiden China Xi Jinping pada Selasa (6/12/2022) di saat hubungan Arab Saudi dan AS sedang retak. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bersiap untuk menjamu presiden yang juga pemimpin Partai Komunis China Xi Jinping . Pemimpin komunis itu dijadwalkan berkunjung ke kerajaan Saudi pada Selasa (6/12/2022).

Para analis mengatakan kedekatan Pangeran Mohammed bin Salman dengan Xi Jinping—yang terjadi pada saat hubungan Washington dan Riyadh retak—menandakan tekad Riyadh untuk menavigasi tatanan global yang terpolarisasi terlepas dari keinginan sekutu Barat-nya.

Penguasa de facto negara kaya minyak itu kembali ke panggung dunia setelah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018, yang merusak hubungan Saudi-AS.

Dia juga telah memicu kemarahan AS dengan kebijakan energi kerajaan, serta menentang tekanan Washington untuk membantu mengisolasi Rusia.

Baca juga: AS: Pangeran Saudi Mohammed bin Salman Kebal Gugatan Kasus Pembunuhan Khashoggi

Dalam unjuk kekuatan sebagai calon pemimpin dunia Arab, Pangeran Mohammed bin Salman juga akan mengumpulkan para penguasa dari seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara untuk pertemuan puncak China-Arab selama kunjungan Presiden Xi Jinping yang akan dimulai besok.

"Riyadh bekerja sesuai dengan perhitungan strategis yang harus mengakomodasi Beijing, karena sekarang merupakan mitra ekonomi yang sangat diperlukan," kata Ayham Kamel, kepala Timur Tengah dan Afrika Utara di Eurasia Group, seperti dikutip Reuters, Senin (5/12/2022).

Menurut para analis, meskipun Amerika Serikat tetap menjadi mitra pilihan bagi negara-negara Teluk yang bergantung padanya untuk keamanan mereka, Riyadh memetakan kebijakan luar negeri yang melayani transformasi ekonomi nasionalnya saat dunia menjauh dari hidrokarbon—sumber kehidupan Arab Saudi.

"Tentu saja ada risiko memperluas hubungan dengan China menjadi bumerang dan mengarah pada perpecahan (lebih lanjut) dalam hubungan AS-Saudi...tetapi MBS tentu saja tidak mengejar ini karena dendam," kata Kamel.

Kunjungan Xi datang pada saat hubungan AS-Saudi berada di titik nadir, ketidakpastian membebani pasar energi global dengan Barat memberlakukan batasan harga pada minyak Rusia dan ketika Washington dengan hati-hati mengamati pengaruh China yang tumbuh di Timur Tengah.

Pemerintah Saudi tidak menanggapi permintaan komentar atas kunjungan Xi Jinping dan agendanya.

Baca juga: Setelah Bikin Gerah Biden, Arab Saudi Siap Sambut Xi Jinping
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Elon Musk Selangkah...
Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX
Rekomendasi
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Berita Terkini
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved