Pemimpin TV Rusia: Kami Menang atau Akan Ada Perang Dunia III
Senin, 05 Desember 2022 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
"Entah kita menang dengan cara kita mengabulkankemenangan kita, atau akan ada Perang Dunia III, pada akhirnya atau nanti. Saya tidak melihat cara tambahan," imbuh Simonyan dalam acara televisi tersebut yang videonya dibagikan di Twitter pada Minggu (4/12/2022) oleh pendiri Russian Media Monitor, Julia Davis.
Rusia mencaplok empat wilayah Ukraina setelah sebuah dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Vladimir Putin pada 30 September. Itu terjadi setelah warga di empat wilayah itu memberikan suara dalam sebuah referendum yang tidak diakui Ukraina dan sekutu Barat-nya.
Amerika Serikat, seperti negara-negara NATO lainnya, mengatakan referendum itu palsu.
Selama acara televisi tersebut, Simonyan juga mengeklaim bahwa pasukan Rusia sebenarnya telah merebut markas Ukraina di Kiev dan menolak anggapan bahwa Putin akan menempatakan senjata nuklir di negara tersebut.
"Ini adalah sesuatu yang benar-benar dikesampingkan karena berbagai alasan. Alasan aksesori, sama sekali tidak masuk akal, tidak akan merusak apa pun karena kami telah mengalahkan Kiev sepanjang minggu pertama," klaimnya.
"Kami sudah berada di Hostomel (bagian dari wilayah Kiev yang lebih besar) dan di tempat lain. Kami hampir mengambilnya, bukan? Saya tahu prajurit yang ada di sana dan mereka malu karena disuruh pergi."
Rusia mencaplok empat wilayah Ukraina setelah sebuah dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Vladimir Putin pada 30 September. Itu terjadi setelah warga di empat wilayah itu memberikan suara dalam sebuah referendum yang tidak diakui Ukraina dan sekutu Barat-nya.
Amerika Serikat, seperti negara-negara NATO lainnya, mengatakan referendum itu palsu.
Selama acara televisi tersebut, Simonyan juga mengeklaim bahwa pasukan Rusia sebenarnya telah merebut markas Ukraina di Kiev dan menolak anggapan bahwa Putin akan menempatakan senjata nuklir di negara tersebut.
"Ini adalah sesuatu yang benar-benar dikesampingkan karena berbagai alasan. Alasan aksesori, sama sekali tidak masuk akal, tidak akan merusak apa pun karena kami telah mengalahkan Kiev sepanjang minggu pertama," klaimnya.
"Kami sudah berada di Hostomel (bagian dari wilayah Kiev yang lebih besar) dan di tempat lain. Kami hampir mengambilnya, bukan? Saya tahu prajurit yang ada di sana dan mereka malu karena disuruh pergi."
Lihat Juga :