Iran Bantah Klaim Pompeo Soal AS Sita Kapal Bawa Senjata Teheran
Kamis, 09 Juli 2020 - 19:47 WIB
loading...
Iran membantah bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyita sebuah kapal yang membawa senjata Iran kepada pemberontak Houthi di Yaman. Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Iran membantah bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyita sebuah kapal yang membawa senjata Iran kepada pemberontak Houthi di Yaman. Teheran mengatakan, tuduhan itu bertujuan untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran.
"Bohong, tuduhan dan menyebarkan kebencian adalah elemen kunci kebijakan luar negeri Amerika, terutama dalam rezim saat ini. Pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berasal dari pendekatan ini," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
( Baca juga: Serangannya terhadap Kedubes Israel Digagalkan Mossad, Iran Frustrasi )
"Amerika berusaha memberikan alasan untuk melanjutkan tekanan maksimum mereka pada Iran, memajukan tujuan jahat mereka dan untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (9/7/2020).
Sebelumnya, Pompeo mengatakan bahwa pasukan "mitra" AS dan tak dikenal mencegat kapal tersebut di lepas pantai Yaman pada 28 Juni. "Iran tidak mematuhi embargo senjata AS yang akan berakhir dalam waktu kurang dari empat bulan sekarang," katanya.
"Bohong, tuduhan dan menyebarkan kebencian adalah elemen kunci kebijakan luar negeri Amerika, terutama dalam rezim saat ini. Pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berasal dari pendekatan ini," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
( Baca juga: Serangannya terhadap Kedubes Israel Digagalkan Mossad, Iran Frustrasi )
"Amerika berusaha memberikan alasan untuk melanjutkan tekanan maksimum mereka pada Iran, memajukan tujuan jahat mereka dan untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Kamis (9/7/2020).
Sebelumnya, Pompeo mengatakan bahwa pasukan "mitra" AS dan tak dikenal mencegat kapal tersebut di lepas pantai Yaman pada 28 Juni. "Iran tidak mematuhi embargo senjata AS yang akan berakhir dalam waktu kurang dari empat bulan sekarang," katanya.
Lihat Juga :