Direktur Intelijen Rusia: Negara NATO Bersiap Caplok Wilayah Ukraina

Kamis, 01 Desember 2022 - 09:11 WIB
loading...
Direktur Intelijen Rusia:...
Polandia, salah satu negara NATO, dituding sedang bersiap untuk mencaplok wilayah Ukraina barat. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Polandia , salah satu negara NATO, sedang mempersiapkan untuk mencaplok wilayah Ukraina barat. Informasi ini dibeberkan Direktur Badan Intelijen Asing Rusia (SVR) Sergey Naryshkin.

Menurut Naryshkin, Presiden Polandia Andrzej Duda telah menginstruksikan dinas terkait untuk memberikan dasar yang dapat dibenarkan untuk langkah aneksasi wilayah tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti yang diterbitkan pada hari Rabu, bos mata-mata itu mengeklaim bahwa Rusia telah menerima intelijen yang menyebutkan bahwa Warsawa berencana untuk mengajukan tuntutan ganti rugi yang berat kepada Kiev atas pembantaian Volhynia tahun 1943.

Baca juga: Orang-orang Rusia Mengolok-olok saat Rudal Ukraina Hantam Negara NATO

Serangan brutal tersebut menyebabkan sekitar 100.000 orang Polandia dibunuh oleh Organisasi Nasionalis Ukraina (OUN) dan Tentara Pemberontak Ukraina (UIA).

Menurut Naryshkin, rencana Warsawa menghadirkan klaim tersebut sebagai "inisiatif dari bawah" dengan mencari keturunan dari orang-orang yang menderita di tangan kaum nasionalis Ukraina yang tinggal di Polandia.

Kepemimpinan negara NATO itu juga diduga menginstruksikan media Polandia untuk "menghangatkan publik" dengan gagasan bahwa ada kebutuhan untuk "mengumpulkan tanah Polandia".

“Pimpinan Ukraina bermaksud untuk bertindak secara proaktif dan terus-menerus karena takut mitra senior NATO akan mencoba bernegosiasi dengan Moskow pada bulan-bulan musim dingin mendatang, mengabaikan kepentingan tidak hanya Ukraina, tetapi juga Polandia,” kata Naryshkin.

Dia mencatat bahwa Warsawa percaya itu karena "kompensasi yang murah hati" untuk memberikan bantuan militer ke Kiev dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Moskow.

Selain itu, Naryshkin mengeklaim bahwa Warsawa berencana untuk memanfaatkan “pengalaman sukses Rusia dalam mengembalikan wilayah leluhur dengan mengadakan referendum” untuk mencaplok bagian Ukraina barat, terutama wilayah Lviv, Ivano-Frankovsk, dan Ternopol.

Kepala mata-mata Rusia mendesak para pejabat Polandia untuk dengan hati-hati memeriksa sejarah bentrokan kekerasan di negara itu dengan kaum nasionalis Ukraina dan menghindari "menginjak penggaruk yang sama lagi".

Bulan lalu, Kementerian Luar Negeri Polandia merilis daftar reparasi yang diminta negara dari Berlin atas kerugian nyata dan tidak berwujud yang dideritanya di tangan Nazi Jerman selama Perang Dunia II. Dalam klaimnya, Warsawa menuntut €1,32 triliun yang mengejutkan serta pengembalian barang budaya dan aset bank negara Polandia yang disita oleh Reich Ketiga.

Jerman membantah berutang reparasi kepada Polandia dan mengeklaim bahwa komitmen keuangannya terkait dengan Perang Dunia II telah diselesaikan dengan penyatuan kembali negara tersebut di bawah Perjanjian Dua Plus Empat tahun 1990.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved