Israel Belingsatan Palestina Minta Pendapat Mahkamah Internasional Soal Pendudukan

Rabu, 30 November 2022 - 20:20 WIB
loading...
Israel Belingsatan Palestina...
Israel mendesak sekutu Baratnya memblokir keinginan Palestina mendapatkan pendapat Mahkamah Internasional terkait pendudukan di Tepi Barat. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Yari Lapid mendesak para pemimpin sekutu Baratnyaguna memblokir permintaan Palestina di PBB untuk meminta pendapat Mahkamah Internasional tentang pendudukan Israel.

Dalam sebuah surat, Lapid meminta lebih dari 50 kepala negara - termasuk Inggris dan Prancis - untuk menekan Otoritas Palestina, yang menjalankan kekuasaan terbatas di Tepi Barat yang diduduki, dan mencegahnya mempromosikan resolusi tersebut di Majelis Umum PBB.

Resolusi tersebut, yang disetujui oleh komite PBB pada awal November, meminta agar Mahkamah Internasional "segera" mempertimbangkan pendudukan, penyelesaian dan aneksasi Israel yang berkepanjangan atas wilayah Palestina, melanggar hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Baca: PBB Setuju Minta Pendapat Mahkamah Internasional Soal Pendudukan Israel

Israel yang merebut terus menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak perang Timur Tengah 1967. Warga Palestina secara rutin menjadi sasaran pengusiran paksa, kekerasan yang tidak proporsional, dan penolakan hak dasar, seperti air dan pendidikan di wilayah pendudukan Israel.

"Resolusi ini adalah hasil dari upaya bersama untuk memilih Israel, untuk mendiskreditkan masalah keamanan kami yang sah, dan untuk mendelegitimasi keberadaan kami," tulis Lapid dalam salinan surat yang dibagikan kepada pers.

"Status wilayah yang disengketakan harus tunduk pada negosiasi langsung antara Israel dan Palestina," kata Lapid seperti dilansir dari New Arab, Rabu (30/11/2022).

Baca: Langka, Dubes Brasil Nonton Piala Dunia di Kamp Pengungsi Palestina

Dia menambahkan bahwa membawa masalah ini keMahkamah Internasional hanya akan dimainkan oleh para ekstremis.

Negosiasi yang disponsori Amerika Serikat (AS) terhenti pada tahun 2014. Anggota senior koalisi sayap kanan Israel yang kemungkinan masuk pemerintahan telah menentang kenegaraan Palestina.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved