Zelensky: Rusia Siapkan Serangan Rudal Besar-besaran Lagi, Ukraina Siaga
Senin, 28 November 2022 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
Produsen listrik masih tidak dapat melanjutkan pasokan listrik penuh setelah serangan rudal Rusia pada hari Rabu pekan lalu dan harus menghemat energi dengan memberlakukan pemadaman listrik.
“Pembatasan konsumsi masih berlaku karena defisit kapasitas yang saat ini stagnan sekitar 20 persen,” kata Ukrenergo di Telegram.
Zelensky mengatakan pada hari Minggu bahwa utilitas dan tim darurat bekerja sepanjang waktu untuk menyediakan listrik, dengan situasi "terkendali" meskipun sebagian besar wilayah mengalami pemadaman listrik terjadwal untuk membantu memulihkan jaringan.
Di Kherson, gubernur daerah setempat Yaroslav Yanushevych mengatakan 17 persen pelanggan kini memiliki listrik. Distrik lain akan terhubung dalam beberapa hari mendatang.
Di tengah pemadaman listrik, pemerintah Ukraina, bersama dengan sukarelawan, mengevakuasi beberapa warga lanjut usia dari kota selatan.
“Kita perlu mengeluarkan sebanyak mungkin orang,” kata Viktor Mironov, seorang sukarelawan. “Tidak ada listrik, air, dan makanan. Bantuan diperlukan. Rumah sakit butuh bantuan, mereka butuh obat. Kami perlu melakukan sebanyak yang kami bisa agar orang-orang kami dapat memiliki tempat tinggal yang hangat dan disediakan semua kebutuhan.”
Zelensky telah mengeluarkan peringatan terus-menerus kepada konsumen untuk menghemat daya, seperti halnya pejabat utilitas.
Sergey Kovalenko, kepala operasional YASNO, yang menyediakan energi untuk Kiev, mengatakan pada Sabtu malam bahwa situasi di kota telah membaik tetapi tetap "cukup sulit".
Zelensky telah mengkritik Wali Kota Kiev Vitali Klitschko, dengan mengatakan sang wali kota tidak berbuat cukup untuk membantu warga yang terkepung.
Klitschko, mantan petinju profesional, membalas Zelensky, dengan mengatakan kritik itu tidak pada tempatnya di tengah kampanye militer Rusia.
“Itu tidak masuk akal,” kata Klitschko.
“Pembatasan konsumsi masih berlaku karena defisit kapasitas yang saat ini stagnan sekitar 20 persen,” kata Ukrenergo di Telegram.
Zelensky mengatakan pada hari Minggu bahwa utilitas dan tim darurat bekerja sepanjang waktu untuk menyediakan listrik, dengan situasi "terkendali" meskipun sebagian besar wilayah mengalami pemadaman listrik terjadwal untuk membantu memulihkan jaringan.
Di Kherson, gubernur daerah setempat Yaroslav Yanushevych mengatakan 17 persen pelanggan kini memiliki listrik. Distrik lain akan terhubung dalam beberapa hari mendatang.
Di tengah pemadaman listrik, pemerintah Ukraina, bersama dengan sukarelawan, mengevakuasi beberapa warga lanjut usia dari kota selatan.
“Kita perlu mengeluarkan sebanyak mungkin orang,” kata Viktor Mironov, seorang sukarelawan. “Tidak ada listrik, air, dan makanan. Bantuan diperlukan. Rumah sakit butuh bantuan, mereka butuh obat. Kami perlu melakukan sebanyak yang kami bisa agar orang-orang kami dapat memiliki tempat tinggal yang hangat dan disediakan semua kebutuhan.”
Zelensky telah mengeluarkan peringatan terus-menerus kepada konsumen untuk menghemat daya, seperti halnya pejabat utilitas.
Sergey Kovalenko, kepala operasional YASNO, yang menyediakan energi untuk Kiev, mengatakan pada Sabtu malam bahwa situasi di kota telah membaik tetapi tetap "cukup sulit".
Zelensky telah mengkritik Wali Kota Kiev Vitali Klitschko, dengan mengatakan sang wali kota tidak berbuat cukup untuk membantu warga yang terkepung.
Klitschko, mantan petinju profesional, membalas Zelensky, dengan mengatakan kritik itu tidak pada tempatnya di tengah kampanye militer Rusia.
“Itu tidak masuk akal,” kata Klitschko.
(min)
Lihat Juga :