Zelensky: Rusia Siapkan Serangan Rudal Besar-besaran Lagi, Ukraina Siaga
Senin, 28 November 2022 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
Kremlin mengatakan pada hari Kamis pekan lalu bahwa Kiev dapat "mengakhiri penderitaan" penduduknya dengan memenuhi tuntutan Rusia.
Rusia mencaplok petak timur dan selatan Ukraina pada bulan September, dan Presiden Vladimir Putin mengatakan tuntutan teritorial Moskow tidak dapat dinegosiasikan.
Setelah aneksasi, Zelensky mengatakan dia tidak akan bernegosiasi dengan Moskow dan menekankan bahwa integritas teritorial Ukraina tidak dapat dinegosiasikan.
Hari Minggu kemarin relatif tenang tanpa serangan besar di Kiev atau kota besar lainnya. Komando tentara pusat Ukraina mengatakan pasukan Rusia meluncurkan empat serangan rudal dan menembak beberapa kali ke objek sipil di wilayah Dnipropetrovsk.
Institute for the Study of War (ISW), sebuah lembaga think tank yang telah memantau dengan cermat perkembangan di Ukraina, mengatakan pasukan Rusia bergerak lebih jauh ke timur kota Kherson, tempat pasukan Ukraina mengusir mereka lebih dari dua minggu lalu, dan melanjutkan "tembakan artileri rutin" melintasi Sungai Dnieper.
Lembaga itu juga mengutip laporan bahwa pasukan Rusia memindahkan beberapa peluncur roket dan sistem rudal darat-ke-udara ke posisi yang lebih dekat ke kota.
Zelensky mengatakan situasi tetap tegang di sepanjang garis depan di berbagai bagian negaranya.
“Yang paling sulit adalah di wilayah Donetsk seperti yang terjadi pada minggu-minggu sebelumnya,” katanya.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menembaki selusin desa di Donetsk, termasuk sasaran utama Bakhmut dan Avdiivka.
Moskow telah menargetkan infrastruktur vital dalam beberapa pekan terakhir melalui gelombang serangan udara yang memicu pemadaman listrik yang meluas dan menewaskan beberapa warga sipil.
Serangan pada Rabu pekan lalu menyebabkan kerusakan terburuk sejauh ini dalam konflik sembilan bulan, membuat jutaan orang tidak memiliki listrik, air, atau pemanas, ketika suhu turun di bawah 0 derajat Celsius.
Operator jaringan Ukrenergo, yang menggambarkan kerusakan fasilitas pembangkit listrik sebagai "kolosal", mengatakan cuaca dingin secara bertahap meningkatkan kebutuhan energi karena para pekerja berlomba untuk memperbaiki fasilitas listrik yang rusak.
Rusia mencaplok petak timur dan selatan Ukraina pada bulan September, dan Presiden Vladimir Putin mengatakan tuntutan teritorial Moskow tidak dapat dinegosiasikan.
Setelah aneksasi, Zelensky mengatakan dia tidak akan bernegosiasi dengan Moskow dan menekankan bahwa integritas teritorial Ukraina tidak dapat dinegosiasikan.
Hari Minggu kemarin relatif tenang tanpa serangan besar di Kiev atau kota besar lainnya. Komando tentara pusat Ukraina mengatakan pasukan Rusia meluncurkan empat serangan rudal dan menembak beberapa kali ke objek sipil di wilayah Dnipropetrovsk.
Institute for the Study of War (ISW), sebuah lembaga think tank yang telah memantau dengan cermat perkembangan di Ukraina, mengatakan pasukan Rusia bergerak lebih jauh ke timur kota Kherson, tempat pasukan Ukraina mengusir mereka lebih dari dua minggu lalu, dan melanjutkan "tembakan artileri rutin" melintasi Sungai Dnieper.
Lembaga itu juga mengutip laporan bahwa pasukan Rusia memindahkan beberapa peluncur roket dan sistem rudal darat-ke-udara ke posisi yang lebih dekat ke kota.
Zelensky mengatakan situasi tetap tegang di sepanjang garis depan di berbagai bagian negaranya.
“Yang paling sulit adalah di wilayah Donetsk seperti yang terjadi pada minggu-minggu sebelumnya,” katanya.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menembaki selusin desa di Donetsk, termasuk sasaran utama Bakhmut dan Avdiivka.
Moskow telah menargetkan infrastruktur vital dalam beberapa pekan terakhir melalui gelombang serangan udara yang memicu pemadaman listrik yang meluas dan menewaskan beberapa warga sipil.
Serangan pada Rabu pekan lalu menyebabkan kerusakan terburuk sejauh ini dalam konflik sembilan bulan, membuat jutaan orang tidak memiliki listrik, air, atau pemanas, ketika suhu turun di bawah 0 derajat Celsius.
Operator jaringan Ukrenergo, yang menggambarkan kerusakan fasilitas pembangkit listrik sebagai "kolosal", mengatakan cuaca dingin secara bertahap meningkatkan kebutuhan energi karena para pekerja berlomba untuk memperbaiki fasilitas listrik yang rusak.
Lihat Juga :