Putin Ungkap Prioritas untuk Industri Pertahanan Rusia, Apa Saja?

Minggu, 27 November 2022 - 05:01 WIB
loading...
Putin Ungkap Prioritas...
Presiden Vladimir Putin menyampaikan pidato pada peringatan 15 tahun perusahaan teknologi tinggi Rusia Rostec, Moskow, 26 November 2022. Foto/Sputnik/Ilya Pitalev
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin menyatakan raksasa pertahanan Rusia Rostec memainkan peran kunci dalam memastikan "kedaulatan teknologi" negara itu.

Meski demikian, menurut Putin, Rostec perlu memanfaatkan pengalaman tempur nyata dalam melawan senjata Barat di Ukraina.

Putin menjelaskan Rostec telah bertanggung jawab atas pengembangan, produksi, dan ekspor produk-produk berteknologi tinggi, tidak hanya untuk militer tetapi juga untuk penggunaan sipil.

Baca juga: Zelensky Murka, Kecam Kebohongan Para Pejabat Ukraina

Putin menjelaskan hal itu pada acara resepsi merayakan ulang tahun ke-15 konglomerat itu.

“Pengalaman yang kami peroleh selama melakukan operasi khusus (di Ukraina) dan melawan peralatan militer model Barat modern sangat bagus dan perlu digunakan untuk meningkatkan kualitas, keandalan, dan karakteristik tempur dari beberapa jenis peralatan senjata buatan dalam negeri kita,” papar Presiden Rusia.

Baca juga: Hamas Respons Tegas Ancaman Israel terhadap Gaza

Putin mengatakan tugas “nomor satu” saat ini adalah melakukan segalanya untuk sepenuhnya memenuhi kebutuhan militer, khususnya “setiap kompi dan peleton yang dikerahkan dalam operasi militer khusus.”

“Produksi militer yang meningkat juga harus memberikan dorongan bagi industri sipil terkait,” ujar dia, sementara persaingan internal antara biro pembangunan harus membuka jalan untuk membuat model peralatan terbaik yang telah menunjukkan nilainya dalam pertempuran.

Keputusan tahun 2007 untuk mendirikan "industri yang kuat" ternyata sepenuhnya dapat dibenarkan, menurut Putin.

Rostec saat ini terdiri dari sekitar 700 anak perusahaan, yang mempekerjakan lebih dari 450.000 orang.

Menanggapi klaim beberapa analis bahwa Rusia kehabisan senjata dan amunisi, mantan Presiden dan Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional saat ini, Dmitry Medvedev mengatakan bulan lalu bahwa Barat “tidak boleh menahan nafasnya.”

“Pabrik-pabrik bekerja sepanjang waktu untuk menghasilkan tank, senjata, rudal, dan drone,” ungkap dia.

Sementara itu, Kiev sangat bergantung pada pasokan yang dikirim Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Menteri Pertahanan Ukraina Aleksey Reznikov menggambarkan negaranya bulan lalu sebagai "tempat pembuktian" di mana negara-negara Barat dapat melihat senjata mana yang terbaik melawan pasukan Rusia, "seperti suatu kompetisi."

Kepala NATO Jens Stoltenberg mengakui kepada CNN pada September bahwa anggota blok tersebut telah secara signifikan menghabiskan persediaan senjata mereka sendiri dengan mengirimkan senjata dan amunisi ke Ukraina, dan menyerukan peningkatan produksi militer.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Daftar 25 Pemain Timnas...
Daftar 25 Pemain Timnas Indonesia U-17 Jelang Lawan Malaysia
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved