Kremlin: Kiev Bisa Akhiri Penderitaan dengan Memenuhi Tuntutan Rusia

Jum'at, 25 November 2022 - 05:30 WIB
loading...
Kremlin: Kiev Bisa Akhiri...
Kremlin: Kiev Bisa Akhiri Penderitaan dengan Memenuhi Tuntutan Rusia. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Kremlin membantah bahwa serangannya terhadap jaringan listrik Ukraina ditujukan pada warga sipil. Kremlin menyatakan, Kiev dapat "mengakhiri penderitaan" penduduknya dengan memenuhi tuntutan Rusia untuk menyelesaikan konflik.

Serangan rudal berulang terhadap infrastruktur listrik di seluruh Ukraina selama beberapa minggu terakhir telah memaksa jutaan orang untuk hidup tanpa lampu, air, atau pemanas selama berjam-jam atau berhari-hari. Kondisi diperparah dengan suhu di luar ruangan turun di bawah titik beku.

Baca: Kremlin: Tak Ada Bahasan Soal Kemungkinan Gelombang Kedua Mobilisasi Militer

Namun, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa "tidak ada serangan terhadap target 'sosial' dan tidak ada - perhatian khusus diberikan untuk ini".

"Adapun target yang secara langsung atau tidak langsung terkait dengan potensi militer, maka mereka menjadi sasaran serangan," kata Peskov, seperti dikutip dari Reuters.

Peskov ditanya bagaimana penderitaan penduduk sipil Ukraina dapat didamaikan dengan posisi Presiden Vladimir Putin. Putin telah mengatakan, Rusia tidak ingin menghancurkan Ukraina atau rakyatnya.

"Kepemimpinan Ukraina memiliki setiap kesempatan untuk membawa situasi kembali normal, memiliki setiap kesempatan untuk menyelesaikan situasi sedemikian rupa untuk memenuhi persyaratan pihak Rusia. Dan, dengan demikian mengakhiri semua kemungkinan penderitaan di antara penduduk," jelas Peskov.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved