Memanas, Serbia Peringatkan Kosovo Kirim Pasukan Khusus ke Wilayah Utara

Selasa, 22 November 2022 - 09:39 WIB
loading...
Memanas, Serbia Peringatkan...
Ketegangan kembali meningkat antara Serbia dan Kosovo. Foto/sputnik
A A A
BELGRADE - Pihak berwenang Kosovo mengirim pasukan khusus kepolisian ke wilayah utara setelah negosiasi yang gagal dengan Serbia untuk menunda kebijakan kontroversial Pristina tentang pelat mobil.

Situasi terbaru itu diungkapkan Presiden Serbia Aleksandar Vucic pada Senin (21/11/2022).

Sebelumnya pada hari itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrell mengadakan pertemuan puncak untuk Beograd dan Pristina di tengah eskalasi di Kosovo, yang dihadiri Vucic, Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti dan Perwakilan Khusus Uni Eropa Miroslav Lajcak.

Vucic kemudian mengatakan tidak ada kemajuan yang dicapai dalam pertemuan tersebut.

"Malam ini, semua yang mereka miliki dari apa yang disebut pasukan khusus polisi Pristina telah dikirim ke empat lokasi berbeda di utara kawasan. Ke jalan Srbica-Zubin-Potok dan tempat lainnya," ujar Vucic dalam sambutannya kepada bangsa.

Baca juga: Umat Yahudi Tidak Senang dengan Perlakuan di Piala Dunia Qatar

Dia menambahkan Kosovo akan mulai membagikan denda untuk pelat mobil Serbia mulai Selasa (22/11/2022).

Presiden Serbia juga mencatat Pristina telah berencana menggunakan kekerasan selama berbulan-bulan.

Vucic selanjutnya berjanji mendukung penuh orang Serbia di Kosovo.

"Jika seseorang berpikir bahwa mereka dapat mengusir orang Serbia, membunuh dan menyakiti orang-orang kami, adalah tugas saya untuk mengingatkan mereka hal yang sama yang telah saya katakan berkali-kali dengan keseriusan dan tekad,” ujar dia.

Dia menegaskan, “Dan ketika saya mengatakan ini, tidak seperti yang lain, saya tahu apa artinya, kami akan bersama rakyat Serbia kami dan tidak akan meninggalkan mereka dalam masalah."

Dia menambahkan, Serbia akan bertindak sesuai dengan hukum internasional, Resolusi Dewan Keamanan PBB 1244 (mengizinkan kehadiran militer internasional di Republik Federal Yugoslavia pada tahun 1999) dan dengan dokumen yang dikutip kekuatan Barat mengenai situasi di Ukraina dan wilayah lain.

Pihak berwenang Kosovo mewajibkan orang Serbia lokal mendaftarkan ulang pelat mobil mereka, menuntut agar mereka menampilkan kode huruf RKS (Republik Kosovo) standar Uni Eropa alih-alih KM, pengenal Serbia untuk wilayah sengketa Kosovska Mitrovica di perbatasan.

Batas waktu pendaftaran ulang adalah 31 Oktober.

Pada 27 Agustus, Beograd dan Pristina mencapai kesepakatan kompromi yang ditengahi UE tentang peraturan masuk dan keluar.

Serbia setuju menghapuskan dokumen masuk-keluar untuk pemegang kartu identitas (ID) Kosovo, sementara Kosovo setuju tidak menerapkannya untuk warga negara Serbia.

Beograd mempertahankan langkah itu hanya ditujukan untuk merampingkan penyeberangan perbatasan dan tidak berarti Serbia mengakui kemerdekaan Kosovo.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Israel Bombardir Lebanon,...
Israel Bombardir Lebanon, Komandan Pasukan Elite Hizbullah Tewas
3 Opsi Militer Trump...
3 Opsi Militer Trump untuk Iran: Hujan Bom, Rebut Selat Hormuz, Ambil Uranium!
Identitas 100 Perwira...
Identitas 100 Perwira Pasukan Elite Unit 212 Israel Dibobol Hacker Handala
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved