NATO: Ukraina Perlu Lebih Banyak Senjata Sebelum Perundingan Damai

Selasa, 22 November 2022 - 07:10 WIB
loading...
A A A
“Anggota NATO harus siap mendukung Ukraina untuk jangka panjang,” papar Stoltenberg, mendesak anggota parlemen untuk terus mengadvokasi lebih banyak bantuan untuk Ukraina di negara mereka sendiri.

Stoltenberg mengakui bahwa bantuan ini “berharga” bagi anggota NATO. “Di negara kita, banyak yang menghadapi krisis biaya hidup. Tagihan energi dan makanan meningkat. Ini adalah masa-masa sulit bagi banyak orang,” papar dia.

Namun, kepala NATO berpendapat negara-negara Barat harus membayar "harga yang jauh lebih keras" jika Rusia diizinkan meraih kemenangan di Ukraina, karena itu akan memberi sinyal kepada "rezim otoriter" lain bahwa mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan paksa, yang akan “membuat dunia lebih berbahaya.”

Stoltenberg juga memperingatkan, "Adalah kesalahan besar untuk meremehkan Rusia karena Moskow mempertahankan kemampuan militer yang signifikan dan jumlah pasukan yang banyak."

Pejabat tinggi Rusia telah berulang kali mengatakan Moskow siap menegosiasikan penyelesaian dengan Ukraina.

Rusia menuduh Kiev tidak mau berunding dan dengan sengaja mengedepankan syarat dialog yang tidak realistis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved