Sekte Setan Gemparkan AS, Mutilasi Seorang Wanita sebagai Tumbal

Minggu, 20 November 2022 - 01:17 WIB
loading...
Sekte Setan Gemparkan AS, Mutilasi Seorang Wanita sebagai Tumbal
Ethan Kyle Myers (26), pria penganut sekte setan di AS, membunuh seorang wanita dan memutilsi bagian tubuhnya sebagai pengorbanan manusia. Foto/Kantor Sheriff Shelby County
A A A
SHELBY COUNTY - Tiga orang yang diyakini sebagai anggota "sekte setan" telah ditangkap polisi di Amerika Serikat (AS) atas dugaan pembunuhan mengerikan terhadap seorang wanita sebagai bagian dari "pengorbanan manusia" atau tumbal.

Korban, Sarah Hopson (36), ditemukan tewas dibunuh secara brutal di mobilnya di Texas, AS, hari Minggu lalu selama pemeriksaan kesejahteraan. Demikian diungkap Kantor Sheriff Shelby County.

Korban diduga dipukul kepalanya dengan batu, sementara jari tangan, kaki, dan telinganya telah dipotong dan dimasukkan ke dalam kantong plastik.

Dia memiliki luka besar di sisi kanan kepala dan dahinya, sementara tubuhnya yang tak bernyawa terbungkus karpet.

Baca juga: Kim Jong-un kepada AS: Nuklir Dilawan Nuklir, Konfrontasi Habis-habisan

Polisi menangkap Ethan Kyle Myers (26) pada hari Kamis, setelah dua orang—yang juga ditangkap sehubungan dengan pembunuhan tersebut—meminta polisi untuk memeriksa pria tersebut.

Kedua orang tersebut yang merupakan pasangan; Allen Price dan Teresa Louviere, mengatakan kepada petugas polisi bahwa Ethan Myers telah melakukan sesuatu pada Sarah Hopson.

Mereka diduga memberi tahu petugas polisi bahwa Ethan Myers tinggal di rumah mereka dan telah "bertingkah aneh" sebelum melarikan diri dari rumah mereka dengan berlumuran darah.

Price juga memberi tahu polisi bahwa Ethan Myers telah terlibat dalam "aktivitas kultus".

Klaim ini juga didukung oleh ibu Ethan Myers, yang diduga mengungkapkan kepada petugas polisi bahwa putranya "mendengar suara" dan "setan", dan bahwa dia bersembunyi di hutan untuk menghindari penangkapan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1947 seconds (11.252#12.26)