Viral, Ukraina Diduga Eksekusi 10 Tawanan Perang Rusia dengan Tembakan di Kepala
Sabtu, 19 November 2022 - 04:36 WIB
loading...
Sebuah video yang viral menunjukkan tentara Ukraina diduga mengeksekusi lebih dari 10 tawanan perang asal Rusia. Foto/Telegram via Russia Today
A
A
A
MOSKOW - Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan tentara Ukraina diduga mengeksekusi sekitar 10 tawanan perang asal Rusia . Dalam video itu, para tawanan ditembak di bagian kepala.
Kementerian Pertahanan Rusia mengecam dugaan eksekusi brutal oleh tentara Kiev tersebut.
Meski demikian, keaslian video tersebut belum bisa diverifikasi secara independen.
"Video itu menunjukkan pembunuhan yang disengaja dan metodis terhadap lebih dari sepuluh prajurit Rusia yang tidak bisa bergerak oleh tentara Ukraina dengan tembakan langsung ke kepala," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/11/2022).
Baca juga: Rusia Tembakkan Rudal Jelajah Simulasi Serangan Nuklir, tapi Ditembak Jatuh Ukraina
Kementerian tersebut mengatakan video itu adalah tanda sifat kejam Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan rezimnya di Kiev. "Dia akan menjawab di hadapan pengadilan sejarah, rakyat Rusia dan Ukraina," lanjut kementerian tersebut.
Tidak ada tanggapan langsung dari Kiev atas video yang viral tersebut.
Kementerian Pertahanan Rusia mengecam dugaan eksekusi brutal oleh tentara Kiev tersebut.
Meski demikian, keaslian video tersebut belum bisa diverifikasi secara independen.
"Video itu menunjukkan pembunuhan yang disengaja dan metodis terhadap lebih dari sepuluh prajurit Rusia yang tidak bisa bergerak oleh tentara Ukraina dengan tembakan langsung ke kepala," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/11/2022).
Baca juga: Rusia Tembakkan Rudal Jelajah Simulasi Serangan Nuklir, tapi Ditembak Jatuh Ukraina
Kementerian tersebut mengatakan video itu adalah tanda sifat kejam Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan rezimnya di Kiev. "Dia akan menjawab di hadapan pengadilan sejarah, rakyat Rusia dan Ukraina," lanjut kementerian tersebut.
Tidak ada tanggapan langsung dari Kiev atas video yang viral tersebut.
Lihat Juga :