Xi Jinping: Asia Tidak Boleh Jadi Arena Kontes Kekuatan Besar
Jum'at, 18 November 2022 - 05:55 WIB
loading...
A
A
A
“Unilateralisme dan proteksionisme harus ditolak oleh semua; segala upaya untuk mempolitisasi dan mempersenjatai hubungan ekonomi dan perdagangan juga harus ditolak oleh semua,” lanjut Xi.
Baca: Presiden Jokowi dan Xi Jinping Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Kerja Sama Strategis
Hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia telah menjadi tegang dalam beberapa tahun terakhir karena masalah-masalah seperti tarif, Taiwan, kekayaan intelektual, penghapusan otonomi Hong Kong dan perselisihan atas Laut Cina Selatan, antara lain.
Dalam sebuah langkah yang dapat dilihat oleh Beijing sebagai teguran, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan Wakil Presiden AS Kamala Harris pada Selasa akan mengunjungi pulau-pulau Palawan di Filipina di tepi Laut China Selatan yang disengketakan.
Perjalanan itu akan membuat Harris menjadi pejabat tertinggi AS yang mengunjungi rantai pulau yang berdekatan dengan Kepulauan Spratly. China telah mengeruk dasar laut untuk membangun pelabuhan dan landasan udara di Spratly, yang sebagiannya juga diklaim oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.
Baca: Presiden Jokowi dan Xi Jinping Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Kerja Sama Strategis
Hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia telah menjadi tegang dalam beberapa tahun terakhir karena masalah-masalah seperti tarif, Taiwan, kekayaan intelektual, penghapusan otonomi Hong Kong dan perselisihan atas Laut Cina Selatan, antara lain.
Dalam sebuah langkah yang dapat dilihat oleh Beijing sebagai teguran, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan Wakil Presiden AS Kamala Harris pada Selasa akan mengunjungi pulau-pulau Palawan di Filipina di tepi Laut China Selatan yang disengketakan.
Perjalanan itu akan membuat Harris menjadi pejabat tertinggi AS yang mengunjungi rantai pulau yang berdekatan dengan Kepulauan Spratly. China telah mengeruk dasar laut untuk membangun pelabuhan dan landasan udara di Spratly, yang sebagiannya juga diklaim oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.
Lihat Juga :