Jepang Cabut Larangan Masuk bagi Kapal Pesiar Asing
Jum'at, 18 November 2022 - 05:00 WIB
loading...
Jepang Cabut Larangan Masuk bagi Kapal Pesiar Asing. FOTO/Reuters
A
A
A
TOKYO - Jepang akan mencabut larangan masuk bagi kapal pesiar internasional yang diberlakukan selama dua setengah tahun. Larangan itu diterapkan menyusul wabah virus corona yang mematikan di kapal pesiar Diamond Princess pada awal pandemi.
Kementerian Transportasi Jepang menyatakan, operator kapal pesiar dan asosiasi otoritas pelabuhan telah mengadopsi pedoman anti-virus dan bahwa Jepang sekarang siap untuk melanjutkan operasi pelayaran internasionalnya sambil menerima kapal asing di pelabuhannya.
Baca: Jepang Karantina Kapal Pesiar dengan 3.711 Penumpang dan Kru
“Jepang sekarang siap untuk mulai menerima kapal pesiar internasional lagi,” kata Menteri Transportasi dan Pariwisata Tetsuo Saito, seperti dikutip dari AP, Selasa (15/11/2022).
“Kami akan menciptakan lingkungan yang memungkinkan wisatawan untuk menikmati pelayaran mereka tanpa khawatir saat berada di Jepang,” lanjutnya.
Jadwal pasti untuk kapal pesiar belum diumumkan. Di antara yang pertama adalah kapal Jepang yang berangkat dari Yokohama pada bulan Desember ke Mauritius dan kembali pada bulan Januari.
Jepang telah melarang kapal pesiar internasional sejak Maret 2020, setelah wabah di Diamond Princess memaksa 3.711 penumpang dan awak kapal untuk dikarantina di atas kapal selama dua minggu, di mana 13 orang meninggal dan lebih dari 700 lainnya terinfeksi.
Kementerian Transportasi Jepang menyatakan, operator kapal pesiar dan asosiasi otoritas pelabuhan telah mengadopsi pedoman anti-virus dan bahwa Jepang sekarang siap untuk melanjutkan operasi pelayaran internasionalnya sambil menerima kapal asing di pelabuhannya.
Baca: Jepang Karantina Kapal Pesiar dengan 3.711 Penumpang dan Kru
“Jepang sekarang siap untuk mulai menerima kapal pesiar internasional lagi,” kata Menteri Transportasi dan Pariwisata Tetsuo Saito, seperti dikutip dari AP, Selasa (15/11/2022).
“Kami akan menciptakan lingkungan yang memungkinkan wisatawan untuk menikmati pelayaran mereka tanpa khawatir saat berada di Jepang,” lanjutnya.
Jadwal pasti untuk kapal pesiar belum diumumkan. Di antara yang pertama adalah kapal Jepang yang berangkat dari Yokohama pada bulan Desember ke Mauritius dan kembali pada bulan Januari.
Jepang telah melarang kapal pesiar internasional sejak Maret 2020, setelah wabah di Diamond Princess memaksa 3.711 penumpang dan awak kapal untuk dikarantina di atas kapal selama dua minggu, di mana 13 orang meninggal dan lebih dari 700 lainnya terinfeksi.
Lihat Juga :