Pejabat UE Sebut Ukraina Butuh Lebih Banyak Sistem Pertahanan Udara
Rabu, 16 November 2022 - 21:10 WIB
loading...
Pejabat UE Sebut Ukraina Butuh Lebih Banyak Sistem Pertahanan Udara
A
A
A
ANKARA - Ukraina membutuhkan lebih banyak sistem pertahanan udara, dan itulah yang akan disediakan oleh Uni Eropa . Hal itu diungkapkan Kepala Kebijakan Luar Negeri UE, Josep Borrell, kepada wartawan Selasa (15/11/2022).
"Ukraina dihancurkan dari udara, dari pesawat tak berawak, dan dari bom terbang, serta rudal. Kadang diluncurkan dari 1.000 kilometer, jauh dari Kiev. Rusia masih memiliki kapasitas untuk menciptakan banyak kerusakan. Seperti yang kita bicarakan, banyak kota di Ukraina berada di bawah serangan berat,” kata Borrell, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Baca: Ukraina Salahkan Rusia Atas Dugaan 'Serangan Rudal' di Polandia
“Yang dibutuhkan Ukraina adalah lebih banyak sistem pertahanan udara. Dan, kami akan menyediakannya. Ada aliran amunisi yang konstan untuk membuat sistem yang telah kami sediakan berfungsi penuh,” tambahnya.
Memperhatikan bahwa Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov berkomunikasi melalui konferensi video dan memberikan informasi tentang situasi di lapangan setelah penarikan Rusia dari Kherson, Borrell mengatakan Ukraina telah mengambil kembali 50% wilayah yang diduduki Rusia sejak 24 Februari, ketika perang dimulai.
Menurut Borrell, bantuan militer yang diberikan "berhasil". Ia mengacu pada misi bantuan militer Uni Eropa ke Ukraina, yang diluncurkan Selasa. “Ini akan menjadi komando pelatihan senjata gabungan di tingkat operasional di Polandia dan komando pelatihan khusus di Jerman. Dan misi ini akan dikoordinasikan secara erat dalam misinya. aktivitas dengan mitra dan sekutu," urainya.
Baca: Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
"Ukraina dihancurkan dari udara, dari pesawat tak berawak, dan dari bom terbang, serta rudal. Kadang diluncurkan dari 1.000 kilometer, jauh dari Kiev. Rusia masih memiliki kapasitas untuk menciptakan banyak kerusakan. Seperti yang kita bicarakan, banyak kota di Ukraina berada di bawah serangan berat,” kata Borrell, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Baca: Ukraina Salahkan Rusia Atas Dugaan 'Serangan Rudal' di Polandia
“Yang dibutuhkan Ukraina adalah lebih banyak sistem pertahanan udara. Dan, kami akan menyediakannya. Ada aliran amunisi yang konstan untuk membuat sistem yang telah kami sediakan berfungsi penuh,” tambahnya.
Memperhatikan bahwa Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov berkomunikasi melalui konferensi video dan memberikan informasi tentang situasi di lapangan setelah penarikan Rusia dari Kherson, Borrell mengatakan Ukraina telah mengambil kembali 50% wilayah yang diduduki Rusia sejak 24 Februari, ketika perang dimulai.
Menurut Borrell, bantuan militer yang diberikan "berhasil". Ia mengacu pada misi bantuan militer Uni Eropa ke Ukraina, yang diluncurkan Selasa. “Ini akan menjadi komando pelatihan senjata gabungan di tingkat operasional di Polandia dan komando pelatihan khusus di Jerman. Dan misi ini akan dikoordinasikan secara erat dalam misinya. aktivitas dengan mitra dan sekutu," urainya.
Baca: Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
Lihat Juga :