Kadyrov Ungkap Jumlah Pejuang Chechnya dalam Perang Ukraina

Rabu, 16 November 2022 - 11:38 WIB
loading...
Kadyrov Ungkap Jumlah...
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. Foto/tass
A A A
CHECHNYA - Lebih dari 20.000 pejuang Chechnya telah bertempur di Ukraina sejak dimulainya operasi militer khusus Rusia dan 9.000 orang dari mereka saat ini berada di garis depan.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengungkapkan data itu pada Selasa (15/11/2022).

"Sejak awal operasi militer khusus, lebih dari 20.000 pejuang Chechnya telah mengambil bagian di dalamnya, 9.000 di antaranya saat ini berada di garis depan,” ujar dia, dilansir kantor berita Tass.

“Dana Publik Regional dinamai Pahlawan Rusia Akhmat-Khadzhi Kadyrov telah mentransfer lebih dari 20.000 ton bantuan kemanusiaan bantuan kepada penduduk wilayah yang dibebaskan selama periode operasi militer khusus," tulis pemimpin Chechnya itu di saluran Telegramnya setelah pertemuan dengan badan keamanan, pertahanan, dan penegak hukum republik.

Baca juga: Biden Gelar Rapat Darurat di Sela KTT G20 Bahas Serangan Rudal di Polandia

“Pejuang dari Republik Chechnya telah berhasil mengatasi misi yang ditugaskan kepada mereka sejak hari pertama operasi militer khusus di Ukraina,” tegas Kadyrov.

Dia menambahkan, “Sebagai kesimpulan, saya menginstruksikan komandan unit dan kepala departemen dalam negeri regional untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membentuk cadangan dari antara mereka yang ingin bergabung dengan struktur militer dan juga mengatur pelatihan yang sesuai untuk mereka.”

“Ini akan membantu segera mengisi kembali jajaran militer, lembaga keamanan dengan personel terlatih dan siap, jika perlu," ujar Kadyrov.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved