Inggris Tarik Pulang 300 Tentara dari Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Mali
Selasa, 15 November 2022 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Mali telah mengalami peningkatan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir oleh kelompok-kelompok yang terkait dengan Al-Qaeda dan Daesh.
Baca: Suara Tembakan dan Ledakan Terdengar Dekat Pangkalan Militer Mali
“Pemerintah ini tidak dapat mengerahkan militer negara kami untuk memberikan keamanan ketika pemerintah negara tuan rumah tidak bersedia bekerja sama dengan kami untuk memberikan stabilitas dan keamanan yang langgeng,” kata Heappey.
“Kemitraan pemerintah Mali dengan Wagner, yang juga dikaitkan dengan pelanggaran hak asasi manusia, kontraproduktif dengan keamanan di kawasan itu,” tambahnya.
Heappey mengatakan komitmen Inggris untuk Afrika Barat dan pekerjaan PBB di kawasan itu akan terus berlanjut. Inggris mengirim pasukan ke Mali akhir tahun 2020 untuk memberikan dukungan pengintaian kepada misi penjaga perdamaian PBB yang terdiri dari sekitar 14.000 personel
Baca: Suara Tembakan dan Ledakan Terdengar Dekat Pangkalan Militer Mali
“Pemerintah ini tidak dapat mengerahkan militer negara kami untuk memberikan keamanan ketika pemerintah negara tuan rumah tidak bersedia bekerja sama dengan kami untuk memberikan stabilitas dan keamanan yang langgeng,” kata Heappey.
“Kemitraan pemerintah Mali dengan Wagner, yang juga dikaitkan dengan pelanggaran hak asasi manusia, kontraproduktif dengan keamanan di kawasan itu,” tambahnya.
Heappey mengatakan komitmen Inggris untuk Afrika Barat dan pekerjaan PBB di kawasan itu akan terus berlanjut. Inggris mengirim pasukan ke Mali akhir tahun 2020 untuk memberikan dukungan pengintaian kepada misi penjaga perdamaian PBB yang terdiri dari sekitar 14.000 personel
(esn)
Lihat Juga :