Pendeta Prancis Didakwa Perkosa Anak Lelaki yang Ditemui via Aplikasi Kencan Gay

Jum'at, 11 November 2022 - 09:03 WIB
loading...
Pendeta Prancis Didakwa...
Seorang pendeta Prancis didakwa membius dan memerkosa anak lelaki di bawah umur yang ditemui via aplikasi kencan gay. Foto/Ilustrasi REUTERS
A A A
PARIS - Seorang pendeta Prancis telah didakwa membius dan memerkosa seorang anak lelaki berusia 15 tahun yang ditemuinya melalui aplikasi kencan gay.

Menurut jaksa dan sumber hukum setempat, pendeta dari sebuah paroki pedesaan dekat Rennes tersebut didakwa dengan pemerkosaan yang parah dan memberikan narkoba kepada anak di bawah umur setelah mengatur kencan di Paris minggu lalu melalui aplikasi Grindr.

Menurut laporan radio RTL, pendeta berusia 50-an tahun itu mengusulkan beberapa narkoba kepada bocah itu di kamar hotel, termasuk ekstasi-derivatif MDMA dan zat yang menyerupai GHB, narkoba untuk pemerkosaan yang terkenal.

Pendeta tersebut berhubungan seks, tetapi anak laki-laki di bawah umur tersebut merasa sakit setelah itu dan memberi tahu teman-temannya.

Baca juga: AS Uji Coba Rudal Jelajah di Arktik, Sengaja Provokasi Rusia

Kasus ini adalah yang terbaru dalam banjir skandal penyerangan seksual yang telah merusak gereja di Prancis.

Setelah penyelidikan tahun lalu mengungkapkan skala pelecehan seksual yang mengejutkan oleh para imam gereja dalam beberapa dekade terakhir, umat Katolik Prancis dibuat tercengang lagi awal pekan ini oleh pengakuan seorang kardinal.

Jean-Pierre Ricard, salah satu tokoh Katolik paling senior di negara itu, pada Senin lalu mengaku melakukan tindakan tercela dengan seorang gadis 14 tahun pada 1980-an. Pengakuan itu memicu penyelidikan yudisial.

Para pemimpin Gereja mengungkapkan pada hari yang sama bahwa 10 uskup lainnya yang pensiun atau pun yang masih melayani menghadapi tuduhan pelecehan seksual.

Pendeta dari Rennes itu mengatakan kepada penyelidik bahwa dia secara teratur datang ke ibu kota untuk bertemu dengan pria-pria yang berhubungan dengan narkoba di hotel-hotel.

Dia membantah tuduhan pemerkosaan tersebut, dengan mengatakan bahwa bocah itu mengindikasikan bahwa dia berusia di atas 18 tahun di profil Grindr-nya dan dia tidak mengajukan pertanyaan apa pun.

"Saya bisa membayangkan bagaimana pria dan wanita akan marah dengan kasus ini," kata Uskup Agung Rennes, Pierre d'Ornellas, dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa dia telah memberi tahu Vatikan tentang penangkapan dan dakwaan terhadap pendeta tersebut, sebagaimana dikutip AFP, Jumat (11/11/2022).

Dia menyebut pendeta itu sebagai Yannick Poligne, menambahkan: "Saya mengerti dan dapat meyakinkan Anda tentang tekad saya untuk mengambil tindakan."

Sebuah penyelidikan yang didukung gereja yang melaporkan temuannya tahun lalu menemukan bahwa sekitar 216.000 anak di bawah umur telah dilecehkan oleh pendeta selama tujuh dekade terakhir.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Pigai Sebut Masyarakat...
Pigai Sebut Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Argentina Dipaksa Cape...
Argentina Dipaksa Cape Verde Main 120 Menit
Berita Terkini
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved