Iran Mengaku Telah Membuat Rudal Balistik Hipersonik
Kamis, 10 November 2022 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Bagaimanapun, kekhawatiran tentang rudal balistik Irak berkontribusi pada keputusan Amerika Serikat (AS) di tahun 2018 di bawah Presiden Donald Trump untuk menarik diri dari pakta nuklir yang ditandatangani Teheran dengan kekuatan dunia pada tahun 2015.
Pekan lalu, Iran mengatakan telah menguji Ghaem 100, kendaraan peluncuran ruang angkasa tiga tahap pertamanya, yang akan mampu menempatkan satelit seberat 80 kg di orbit 500 km dari permukaan bumi, menurut media negara itu.
Baca: Sekutu Kuat Putin Sambangi Teheran, Temui Sejumlah Pejabat Iran
Amerika Serikat menyebut tindakan seperti itu "mengganggu stabilitas" karena percaya kendaraan peluncuran ruang angkasa dapat digunakan untuk mengangkut hulu ledak nuklir.
Namun Iran membantah ingin mengembangkan senjata nuklir.
Pekan lalu, Iran mengatakan telah menguji Ghaem 100, kendaraan peluncuran ruang angkasa tiga tahap pertamanya, yang akan mampu menempatkan satelit seberat 80 kg di orbit 500 km dari permukaan bumi, menurut media negara itu.
Baca: Sekutu Kuat Putin Sambangi Teheran, Temui Sejumlah Pejabat Iran
Amerika Serikat menyebut tindakan seperti itu "mengganggu stabilitas" karena percaya kendaraan peluncuran ruang angkasa dapat digunakan untuk mengangkut hulu ledak nuklir.
Namun Iran membantah ingin mengembangkan senjata nuklir.
(ian)
Lihat Juga :