Negara Asia dan Timur Tengah yang Pernah Menggunakan Sistem Komunis

Kamis, 10 November 2022 - 05:45 WIB
loading...
A A A
Taraki lalu menggulingkan pemerintahan Khan dan menjadi pemimpin rezim yang berkuasa.

PDPA kehilangan dukungan saat Uni Soviet runtuh pada 1991. Rezim yang disebut boneka Moskow ini hanya mampu bertahan hingga 1992, ketika negara mengalami perang saudara.

Pada tahun itu pula, pemimpin Mujahidin yang disegani, Burhanuddin Rabbani, menjadi Presiden Afghanistan.

2. Yaman

Republik Yaman didirikan pada tahun 1990, merupakan unifikasi dari dua negara yakni Yaman Utara dan Yaman Selatan.

Pemerintahan Yaman Selatan mengadopsi ideologi komunis dengan nama Republik Demokratik Rakyat Yaman dan berlangsung selama dua dekade.

Partai Komunis Yaman secara resmi didirikan pada tahun 1961. Pendirinya adalah Abdallah bin Abd al-Razak ba Dib, salah satu pemimpin komunis Arab di Timur Tengah.

Pada 1969, kaum komunis dengan bendera Partai Demokratik Rakyat itu berkuasa dan menerapkan komunisme sebagai ideologi negara.

Kala itu, Yaman Selatan adalah satu-satunya negara komunis di seluruh Timur Tengah. Sementara, komunis di wilayah lain mulai melemah cengkeramannya sejak dibom oleh Amerika Serikat dan sekutunya setelah Perang Dunia II.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved