Pemilih di 5 Negara Bagian AS Akan Putuskan Soal Legalisasi Ganja

Rabu, 09 November 2022 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Kampanye legalisasi telah mengumpulkan sekitar USD23 juta di lima negara bagian, dengan sebagian besar di Arkansas dan Missouri. Lebih dari 85% kontribusi di kedua negara bagian tersebut berasal dari donor yang terkait dengan perusahaan yang memegang lisensi mariyuana medis, menurut analisis Associated Press dari laporan keuangan kampanye terbaru.

Baca: Gunakan Twitter, Elon Musk Desak Warga AS Pilih Partai Republik

Di Arkansas, pendukung telah menjalankan iklan optimis menggembar-gemborkan ribuan pekerjaan yang mereka katakan akan diciptakan oleh tindakan tersebut. Sementara kubu lawan telah menjalankan tempat yang lebih tidak menyenangkan, memperingatkan pemilih untuk "melindungi Arkansas dari ganja besar."

Melody Finley, seorang Republikan di Little Rock, Arkansas, mengatakan, dia memilih langkah legalisasi negara karena dia pikir itu dapat membantu beberapa orang untuk kondisi tertentu. “Jika Anda bisa membeli alkohol, Anda juga bisa membelinya,” kata Finley, yang berprofesi sebagai instruktur tari.

Tetapi Rick Huffman, seorang pemilih di Sioux Falls, South Dakota, pada hari Selasa memberikan suara menentang proposal legalisasi negara bagian itu, dua tahun setelah mendukung ganja rekreasi dalam pemungutan suara South Dakota pada tahun 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved