Pemilih di 5 Negara Bagian AS Akan Putuskan Soal Legalisasi Ganja

Rabu, 09 November 2022 - 11:30 WIB
loading...
Pemilih di 5 Negara...
Pemilih di 5 Negara Bagian AS Akan Putuskan Soal Legalisasi Ganja. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Pemilih di lima negara bagian Amerika Serikat (AS) memutuskan pada hari pemilihan, apakah akan menyetujui ganja rekreasi. Ini merupakan langkah yang dapat menandakan perubahan besar menuju legalisasi, bahkan di bagian paling konservatif di negara itu.

Proposal tersebut ada di surat suara di Arkansas, Maryland, Missouri, North Dakota, dan South Dakota dan mengikuti langkah Presiden Joe Biden untuk mendekriminalisasi ganja. Bulan lalu, Biden mengumumkan kalau dia mengampuni ribuan orang Amerika yang dihukum karena kepemilikan ganja di bawah hukum federal.

Baca: Pemungutan Suara di Sejumlah Negara Bagian AS Terkendala Masalah Teknis

Pendukung inisiatif ganja mengatakan pengumuman Biden dapat memberikan dorongan untuk upaya mereka. Saat ini, ganja rekreasi legal di 19 negara bagian AS dan jajak pendapat menunjukkan penentangan terhadap pelunakan legalisasi. Semua negara bagian dengan ganja rekreasi di surat suara, kecuali Maryland, memilih Donald Trump dalam pemilihan presiden 2020.

Saat ini, lima negara bagian juga memiliki program ganja medis legal. Itu termasuk Arkansas, yang pada 2016 menjadi negara bagian Sabuk Alkitab pertama yang menyetujui mariyuana medis. Apotik negara dibuka pada 2019, dan lebih dari 91.000 pasien memiliki kartu untuk membeli ganja secara legal untuk kondisi medis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved