Setelah Bikin Gerah Biden, Arab Saudi Siap Sambut Xi Jinping

Selasa, 08 November 2022 - 09:36 WIB
loading...
A A A
Meskipun telah menjadi sekutu setia sejak akhir Perang Dunia II, hubungan Washington dengan Riyadh mulai berkurang sejak Presiden AS Joe Biden menjabat pada Januari 2021.

Sebagai seorang kritikus keras Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS), Biden bergerak membatasi penjualan senjata ofensif ke kerajaan dan menerbitkan dokumen CIA yang menuduhnya berada di balik pembunuhan 2018 Jamal Khashoggi, jurnalis pembangkang Turki-Saudi yang terhubung dengan Ikhwanul Muslimin. Riyadh dengan keras membantah tuduhan itu.

Terutama sejak Biden mengumumkan boikot produk energi Rusia pada Maret 2022, Saudi menolak untuk bekerja sama dengan permintaan AS meningkatkan produksi minyak dan menurunkan harga minyak.

Baru-baru ini, ketika kartel minyak OPEC mengumumkan akan memangkas produksi alih-alih meningkatnya, Gedung Putih menggambarkan keputusan itu sebagai "berpandangan sempit" dan "sesat".

Tak hanya itu, Gedung Putih menyatakan mungkin mulai menarik beberapa pasukan AS dari kerajaan, yang ditempatkan di sana sebagai pertahanan terhadap Iran dan Houthi Yaman.

Sehari setelah Biden mengumumkan boikot dan mendesak Riyadh memperluas produksi minyak, Saudi Aramco mengumumkan proyek baru dengan Perusahaan Grup Industri Kimia Huajin Utara China dan Grup Industri Panjin Xincheng untuk membangun kompleks petrokimia baru yang besar di timur laut China.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran
Rekomendasi
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved