Setelah Bikin Gerah Biden, Arab Saudi Siap Sambut Xi Jinping

Selasa, 08 November 2022 - 09:36 WIB
loading...
Setelah Bikin Gerah...
Presiden China Xi Jinping (kanan) dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud berjabat tangan saat upacara penandatanganan di Balai Agung Rakyat di Beijing, China, 16 Maret 2017. Foto/REUTERS/Lintao Zhang
A A A
RIYADH - Hubungan China dan Arab Saudi makin menguat akhir tahun ini saat Presiden China Xi Jinping diperkirakan mengunjungi Riyadh untuk melakukan pembicaraan.

Xi Jinping diperkirakan mengunjungi Arab Saudi sebelum akhir 2022, menurut media Amerika Serikat (AS).

Perdagangan China-Saudi terus meningkat sejak mereka menjalin hubungan pada tahun 1990, dengan China membeli 27% ekspor minyak Saudi tahun lalu.

Pada akhir tahun 2021, perdagangan bilateral tahunan berjumlah USD87,31 miliar. Antara Januari dan Agustus 2022, Saudi Aramco mengirimkan minyak rata-rata 1,76 juta barel per hari ke China.

Baca juga: Sekjen PBB: Dunia Berada di Jalan Raya Menuju Neraka!

Riyadh telah lama mendukung posisi China dalam isu-isu utama, termasuk kedaulatannya atas Taiwan dan kebijakan deradikalisasi di Xinjiang.

Berbicara pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Saudi Faisal Bin Farhan Al Saud bulan lalu, Menteri Luar Negeri China dan Penasihat Negara Wang Yi mengatakan kepada wartawan bahwa Beijing “sangat mementingkan pengembangan hubungan dengan Arab Saudi, menjadikan Arab Saudi sebagai prioritas dalam keseluruhan diplomasi, khususnya diplomasi Timur Tengah.”

“China juga menghargai upaya Arab Saudi atas kebijakan energi independen dan upaya aktifnya menjaga stabilitas di pasar energi internasional,” papar Wang.

Baca juga: Presiden Serbia: Konflik Ukraina Mirip Pertempuran Stalingrad Selama PD II
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Audrey Jesslyn Badal...
Audrey Jesslyn Ba'dal Umrah untuk Mendiang Lula Lahfah di Hari Ulang Tahunnya
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved