21 Hari Pengepungan Israel Merusak Ekonomi Nablus
Senin, 07 November 2022 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Pengepungan berlangsung selama 21 hari, ketika Israel mengumumkan pencabutan pembatasan kota pada 3 November.
Berbicara kepada Anadolu Agency, pedagang Ahmad Abu Hashish menjelaskan, "Nablus menjalani pengepungan yang melumpuhkan ekonominya. Pengepungan itu mempengaruhi sejumlah besar pedagang dan pemilik toko."
Abu Hashish memiliki toko pakaian di jalan yang ditutup dengan barikade pasir mengungkapkan, "Jalan ini melayani pemerintahan Nablus, Tulkarm, Jenin dan Qalqilia. Orang-orang yang bepergian ke dan dari Ramallah melewati jalan ini. Ini memiliki lokasi komersial yang strategis."
"Selama pengepungan, itu hampir kosong. Kami menjalani hari-hari yang sulit. Selain pengepungan, pendudukan Israel memberlakukan jam malam dari waktu ke waktu," papar dia.
Sementara itu, Mujahed Salam, pemilik toko lainnya, mengatakan kota itu menyaksikan pengepungan yang melumpuhkan serupa dengan yang diberlakukan pada awal Intifadah kedua.
Berbicara kepada Anadolu Agency, pedagang Ahmad Abu Hashish menjelaskan, "Nablus menjalani pengepungan yang melumpuhkan ekonominya. Pengepungan itu mempengaruhi sejumlah besar pedagang dan pemilik toko."
Abu Hashish memiliki toko pakaian di jalan yang ditutup dengan barikade pasir mengungkapkan, "Jalan ini melayani pemerintahan Nablus, Tulkarm, Jenin dan Qalqilia. Orang-orang yang bepergian ke dan dari Ramallah melewati jalan ini. Ini memiliki lokasi komersial yang strategis."
"Selama pengepungan, itu hampir kosong. Kami menjalani hari-hari yang sulit. Selain pengepungan, pendudukan Israel memberlakukan jam malam dari waktu ke waktu," papar dia.
Sementara itu, Mujahed Salam, pemilik toko lainnya, mengatakan kota itu menyaksikan pengepungan yang melumpuhkan serupa dengan yang diberlakukan pada awal Intifadah kedua.
Lihat Juga :