Grayzone: Mata-mata Inggris Bangun Tentara Teror Rahasia di Ukraina
Senin, 07 November 2022 - 16:03 WIB
loading...
Pasukan Ukraina berbaris dalam suatu misi. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - The Grayzone melaporkan operasi intelijen militer Inggris dilaporkan bekerja untuk membuat dan melatih pasukan teroris rahasia di Ukraina yang ditugaskan menyerang sasaran Rusia di Crimea atas nama pemerintah Kiev.
Menurut laporan Grayzone, bekerja melalui satu perusahaan badan intelijen swasta Inggris bernama Prevail Partners, para operator menandatangani perjanjian dengan cabang Odessa dari Dinas Keamanan Ukraina (SSU) untuk membangun apa yang disebut tentara teror "partisan".
Laporan Grayzone pada Kamis itu mengutip bocoran dokumen yang merinci rencana.
Pekerjaan tersebut dilakukan dalam koordinasi yang erat dengan SSU dan kemungkinan didanai setidaknya sebagian oleh oligarki Ukraina Andrey Sadovoy.
Baca juga: Ukraina Mengebom Bendungan Kherson dengan Rudal Canggih AS
Sadovoy merupakan walikota Lviv dan mengepalai perusahaan media TRK Lux di negara itu.
“Rencana mereka menyerukan tentara rahasia untuk melakukan sabotase dan operasi pengintaian yang menargetkan Crimea, persis seperti serangan yang disaksikan dalam beberapa pekan terakhir,” tulis The Grayzone.
Menurut laporan Grayzone, bekerja melalui satu perusahaan badan intelijen swasta Inggris bernama Prevail Partners, para operator menandatangani perjanjian dengan cabang Odessa dari Dinas Keamanan Ukraina (SSU) untuk membangun apa yang disebut tentara teror "partisan".
Laporan Grayzone pada Kamis itu mengutip bocoran dokumen yang merinci rencana.
Pekerjaan tersebut dilakukan dalam koordinasi yang erat dengan SSU dan kemungkinan didanai setidaknya sebagian oleh oligarki Ukraina Andrey Sadovoy.
Baca juga: Ukraina Mengebom Bendungan Kherson dengan Rudal Canggih AS
Sadovoy merupakan walikota Lviv dan mengepalai perusahaan media TRK Lux di negara itu.
“Rencana mereka menyerukan tentara rahasia untuk melakukan sabotase dan operasi pengintaian yang menargetkan Crimea, persis seperti serangan yang disaksikan dalam beberapa pekan terakhir,” tulis The Grayzone.
Lihat Juga :