Precision Air Jatuh di Danau Victoria Tewaskan 19 Orang, Ini Videonya

Senin, 07 November 2022 - 08:26 WIB
loading...
A A A
Precision Air, yang sebagian dimiliki oleh Kenya Airways, didirikan pada tahun 1993 dan mengoperasikan penerbangan domestik dan regional serta penerbangan charter pribadi ke tujuan wisata populer seperti Taman Nasional Serengeti dan kepulauan Zanzibar.

Kecelakaan itu terjadi lima tahun setelah 11 orang tewas ketika sebuah pesawat milik perusahaan safari Coastal Aviation jatuh di Tanzania utara.

Pada Maret 2019, sebuah penerbangan Ethiopian Airlines dari Addis Ababa ke Nairobi jatuh enam menit setelah lepas landas ke sebuah lapangan di tenggara ibu kota Ethiopia, menewaskan 157 orang di dalamnya.

Bencana tersebut, lima bulan setelah kecelakaan serupa di Indonesia, memicu larangan terbang global model jet Boeing 737 MAX selama 20 bulan, sebelum akhirnya kembali beroperasi pada akhir 2020.

Pada tahun 2007, penerbangan Kenya Airways dari kota Pantai Gading Abidjan ke ibu kota Kenya, Nairobi, jatuh ke rawa setelah lepas landas, menewaskan 114 orang.

Pada tahun 2000, penerbangan Kenya Airways lainnya dari Abidjan ke Nairobi jatuh ke Samudera Atlantik beberapa menit setelah lepas landas, menewaskan 169 orang sementara 10 selamat.

Setahun sebelumnya, selusin orang, termasuk 10 turis AS, tewas dalam kecelakaan pesawat di Tanzania utara saat terbang antara Taman Nasional Serengeti ke bandara Kilimanjaro.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved