Netanyahu Kembali Berkuasa, Bahrain Pastikan Akan Terus Bangun Kemitraan dengan Israel

Minggu, 06 November 2022 - 22:30 WIB
loading...
Netanyahu Kembali Berkuasa,...
Ilustrasi
A A A
MANAMAH - Bahrain akan terus membangun hubungannya dengan Israel , setelah mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu dan sekutu sayap kanannya menang dalam pemilihan umum Israel. Hal itu diungkapkan penasihat diplomatik raja Bahrain, Sabtu (5/11/2022).

Para pemimpin Arab sebagian besar diam tentang kemenangan Netanyahu, yang catatan oposisi garis kerasnya terhadap kekuatan Muslim Syiah Iran telah membantu menjalin hubungan dengan para pemimpin Teluk Muslim Sunni.

Baca: Bahrain Bersiap Gelar Karpet Merah Sambut Kedatangan PM Israel

Israel, di bawah pemerintahan Netanyahu pada tahun 2020, menormalkan hubungan dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain - di mana kekhawatiran atas pengaruh regional Iran mendominasi strategi keamanan - di bawah pakta yang ditengahi AS yang disebut Kesepakatan Abraham.

Penasihat diplomatik, Sheikh Khalid bin Ahmed Al Khalifa, mengatakan, kemenangan Netanyahu adalah “normal dan selalu diharapkan.”

"Kami memiliki kesepakatan dengan Israel, bagian dari Kesepakatan Abraham, dan kami akan tetap pada kesepakatan kami dan kami berharap itu akan berlanjut di jalur yang sama dan terus membangun kemitraan kami bersama," katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari Al Arabiya.

“Kami ingin menjadi contoh dan berhasil bersama-sama dan menghadapi semua ancaman,” lanjutnya, menanggapi pertanyaan tentang pendekatan regional multilateral terhadap keamanan yang mencakup Israel.

Baca: Israel dan Bahrain Teken Perjanjian Kerja Sama Keamanan

Para pejabat AS dan Israel mengemukakan gagasan tentang sistem pertahanan udara Timur Tengah yang terintegrasi selama perjalanan Presiden AS Joe Biden pada bulan Juli ke Israel dan Arab Saudi, yang memberkati Perjanjian Abraham tetapi belum secara resmi mengakui Israel.

“Kami ingin memastikan bahwa kami tidak harus mencapai hari di mana kami akan menghadapi beberapa penurunan keamanan di kawasan dalam bentuk apa pun,” kata Sheikh Khalid, yang negaranya merupakan rumah bagi Armada Kelima Angkatan Laut AS.

“Kami ingin kawasan itu mencapai kesepakatan di antara semua negara dan setuju terhadap segala bentuk permusuhan dari pihak mana pun ke pihak lain mana pun,” tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved