Kenya Dilanda Kekeringan Parah, Ratusan Gajah dan Zebra Mati Kehausan

Sabtu, 05 November 2022 - 19:45 WIB
loading...
Kenya Dilanda Kekeringan...
Kenya Dilanda Kekeringan Parah, Ratusan Gajah dan Zebra Mati Kehausan. FOTO/Reuters
A A A
NAIROBI - Ratusan hewan, termasuk gajah dan zebra Grevy yang terancam punah, mati akibat kehausan di cagar alam Kenya selama kekeringan terburuk di Afrika Timur dalam beberapa dasawarsa. Hal itu terungkap dalam sebuah laporan yang dirilis Jumat (4/11/2022).

“Dinas Margasatwa Kenya dan badan-badan lainnya menghitung kematian 205 gajah, 512 rusa kutub, 381 zebra biasa, 51 kerbau, 49 zebra Grevy, dan 12 jerapah dalam sembilan bulan terakhir,” kata laporan itu, seperti dikutip dari AP.

Baca: Foto Memilukan, 6 Jerapah Mati Akibat Kekeringan di Kenya

Pada bulan September, kelompok konservasi Grevy's Zebra Trust mengatakan bahwa 40 Grevy telah mati hanya dalam periode tiga bulan karena kekeringan, mewakili hampir 2 persen dari populasi spesies.

Angka-angka yang dirilis pada hari Jumat kemungkinan jauh dari komprehensif, kementerian memperingatkan dalam sebuah laporan, mengatakan karnivora bisa melahap beberapa bangkai.

Beberapa bagian Kenya telah mengalami empat musim berturut-turut dengan curah hujan yang tidak memadai dalam dua tahun terakhir, dengan efek yang mengerikan bagi manusia dan hewan, termasuk ternak.

“Kekeringan telah menyebabkan kematian satwa liar karena menipisnya sumber makanan serta kekurangan air,” jelas Malonza, Sekretaris Kabinet Kementerian Pariwisata, Satwa Liar dan Warisan, mengatakan pada konferensi pers. “Empat belas spesies telah terkena dampak kekeringan,” lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Pria Ini Pengacara yang...
Pria Ini Pengacara yang Menangkan 26 Kasus di Pengadilan sebelum Ditangkap karena Gadungan
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Israel Jadi Negara Pertama...
Israel Jadi Negara Pertama di Dunia yang Mengakui Somaliland
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved