Pangeran Arab Saudi Investor Terbesar Ke-2 Twitter, AS Mulai Gusar

Sabtu, 05 November 2022 - 11:57 WIB
loading...
A A A
“Saya sudah lama berpendapat bahwa Amerika Serikat memiliki kepentingan keamanan nasional dalam melindungi data Amerika dari pemerintah asing yang kejam, dan rezim Saudi ini benar-benar cocok dengan deskripsi itu," paparnya, seperti dikutip The Guardian, Sabtu (5/11/2022).

Laporan pers yang muncul setelah penahanan para bangsawan Arab Saudi di Ritz Carlton merinci bagaimana tahanan yang kaya disiksa dan dipaksa selama penahanan mereka di sana, dan kehilangan kekayaan mereka setelah tuduhan korupsi, meskipun tidak pernah ada tuduhan resmi, bukti, atau proses pengadilan.

Pangeran Alwaleed, yang dilaporkan tampak "kurang makan dan kuyu" selama tinggal di Ritz Carlton, membahas pengurungannya dengan Bloomberg pada Maret 2018, tujuh minggu setelah dia dibebaskan.

Dalam wawancara tersebut, Pangeran Alwaleed membantah adanya penganiayaan atau penyiksaan, tetapi mengakui bahwa dia telah mencapai “kesepakatan” dengan kerajaan yang “rahasia antara saya dan pemerintah”.

Dia mengeklaim hubungannya dengan Pangeran Mohammed bin Salman telah tumbuh "lebih kuat" setelah ditahan dan bahwa mereka berbicara atau mengirim pesan satu sama lain beberapa kali seminggu.

Dia juga mengatakan dia akan diizinkan untuk bepergian, meskipun pengamat telah mencatat bahwa Pangeran Alwaleed—yang perusahaannya juga memiliki investasi signifikan di Uber, Citibank, dan Lyft—belum terlihat di luar Arab Saudi atau sekutunya Uni Emirat Arab sejak pengurungannya.

Pada bulan April, setelah Elon Musk pertama kali mengajukan tawaran beraninya untuk mengambil alih Twitter, itu ditolak oleh Pangeran Alwaleed dalam sebuah tweet.

“Saya tidak percaya bahwa tawaran yang diajukan oleh @elonmusk (USD54.20) mendekati nilai intrinsik @Twitter mengingat prospek pertumbuhannya. Menjadi salah satu pemegang saham terbesar dan jangka panjang Twitter, @Kingdom_KHC dan saya menolak tawaran ini,” tulisnya, merujuk pada perusahaan investasinya, Kingdom Holding, yang pertama kali berinvestasi di Twitter pada 2011.

Tetapi hanya beberapa minggu kemudian, Pangeran Alwaleed tampaknya telah berubah pikiran.

Dalam sebuah tweet pada 5 Mei, dia menulis: “Senang terhubung dengan Anda, teman baru saya @elonmusk. Saya yakin Anda akan menjadi pemimpin yang sangat baik bagi @Twitter untuk mendorong dan memaksimalkan potensi besarnya.”

Belakangan pada bulan itu, dana kekayaan berdaulat Arab Saudi, Dana Investasi Publik (PIF), yang diketuai oleh Pangeran Mohammed bin Salman, mengakuisisi 17% saham di Kingdom Holding seharga USD1,5 miliar.

Minggu ini, Pangeran Alwaleed mengucapkan selamat kepada "Chief Twit" Musk atas penutupan transaksi Twitter minggu ini, dengan mengatakan keduanya akan "bersama-sama sepanjang jalan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved