Netanyahu Berkuasa Lagi, Israel Diyakini Bakal Nekat Serang Iran
Sabtu, 05 November 2022 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Ditanya apakah Netanyahu benar-benar telah memberi tahu dia tentang rencana semacam itu, Hanegbi mengatakan: "Ini penilaian saya, berdasarkan lebih dari 35 tahun saya mengenal Netanyahu... Ketika tidak ada pilihan, seseorang perlu mengambil alih komando—itu adalah Netanyahu."
Pada Januari 2021, Hanegbi memperingatkan bahwa Israel dapat menyerang program nuklir Iran jika Amerika Serikat bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir dengan Teheran.
“Hasil praktisnya adalah Israel akan kembali sendirian melawan Iran, yang pada akhir kesepakatan akan menerima lampu hijau dari dunia, termasuk Amerika Serikat, untuk melanjutkan program senjata nuklirnya,” kata Hanegbi ketika wawancara dengan situs berita Kan saat itu.
“Ini tentu saja tidak akan kami izinkan," katanya.
Pada bulan Februari tahun itu, Hanegbi mengatakan AS tidak akan pernah menyerang program nuklir Iran dan bahwa Israel mungkin harus bertindak sendiri.
Hanegbi telah bertugas di berbagai kementerian di pemerintahan yang dipimpin Partai Likud di masa lalu, di antaranya kementerian kerja sama regional, pertanian, keamanan publik, transportasi, keadilan, dan lingkungan.
Dia belum menunjukkan apa rencana masa depannya setelah kepergiannya yang diharapkan dari Knesset.
Angkatan Udara Israel (IAF) telah lama mempersiapkan serangan potensial di situs nuklir Iran untuk mencegahnya mengembangkan senjata nuklir, meskipun tidak jelas apakah mereka memiliki kapasitas untuk melumpuhkan fasilitas Republik Islam yang terlindungi dengan baik.
Pada Januari 2021, Hanegbi memperingatkan bahwa Israel dapat menyerang program nuklir Iran jika Amerika Serikat bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir dengan Teheran.
“Hasil praktisnya adalah Israel akan kembali sendirian melawan Iran, yang pada akhir kesepakatan akan menerima lampu hijau dari dunia, termasuk Amerika Serikat, untuk melanjutkan program senjata nuklirnya,” kata Hanegbi ketika wawancara dengan situs berita Kan saat itu.
“Ini tentu saja tidak akan kami izinkan," katanya.
Pada bulan Februari tahun itu, Hanegbi mengatakan AS tidak akan pernah menyerang program nuklir Iran dan bahwa Israel mungkin harus bertindak sendiri.
Hanegbi telah bertugas di berbagai kementerian di pemerintahan yang dipimpin Partai Likud di masa lalu, di antaranya kementerian kerja sama regional, pertanian, keamanan publik, transportasi, keadilan, dan lingkungan.
Dia belum menunjukkan apa rencana masa depannya setelah kepergiannya yang diharapkan dari Knesset.
Angkatan Udara Israel (IAF) telah lama mempersiapkan serangan potensial di situs nuklir Iran untuk mencegahnya mengembangkan senjata nuklir, meskipun tidak jelas apakah mereka memiliki kapasitas untuk melumpuhkan fasilitas Republik Islam yang terlindungi dengan baik.
Lihat Juga :