Netanyahu Berkuasa Lagi, Israel Diyakini Bakal Nekat Serang Iran
Sabtu, 05 November 2022 - 10:25 WIB
loading...
Benjamin Netanyahu kembali berkuasa sebagai Perdana Menteri Israel setelah menang pemilu. Kali ini, Israel diyakini akan nekat menyerang Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Benjamin Netanyahu berkuasa lagi sebagai Perdana Menteri (PM) Israel setelah memenangkan pemilu. Sekutu lamanya, Tzachi Hanegbi, meyakini pemimpin keras rezim Zionis itu akan nekat menyerang Iran jika kesepakatan nuklir baru dengan Teheran gagal tercapai.
"Dalam situasi seperti itu, Netanyahu akan bertindak, menurut penilaian saya, untuk menghancurkan fasilitas nuklir di Iran," katanya kepada Channel 12 yang dilansir Times of Israel, Sabtu (5/11/2022).
Hanegbi, seorang politisi veteran Partai Likud dan mantan menteri yang tidak diharapkan untuk masuk ke Knesset berikutnya telah membuat ancaman serangan potensial Israel di masa lalu untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Baca juga: Netanyahu Menang Pemilu Israel, Eks Komandan Pasukan Khusus yang Jadi PM Terlama
Hanegbi mengatakan bahwa menghadapi ancaman nuklir Iran adalah “api yang telah berkobar di dalam dirinya selama lebih dari 25 tahun.”
"Jika tidak ada tindakan yang diambil, Israel untuk pertama kalinya akan menghadapi rezim dengan senjata nuklir,” katanya.
"Netanyahu tidak akan berdamai dengan nuklir Iran," paparnya.
“Dalam penilaian saya, dia tidak punya pilihan [selain menyerang fasilitas nuklir Iran]: Ini adalah kisah 1981: Begin; 2007: Olmert; 2022...” paparnya, merujuk pada Perdana Menteri Menachem Begin menyetujui serangan tahun 1981 yang menghancurkan reaktor nuklir Saddam Hussein di Osiraq; Perdana Menteri Ehud Olmert mengawasi serangan tahun 2007 terhadap reaktor Suriah di Al Kibar.
"Dalam situasi seperti itu, Netanyahu akan bertindak, menurut penilaian saya, untuk menghancurkan fasilitas nuklir di Iran," katanya kepada Channel 12 yang dilansir Times of Israel, Sabtu (5/11/2022).
Hanegbi, seorang politisi veteran Partai Likud dan mantan menteri yang tidak diharapkan untuk masuk ke Knesset berikutnya telah membuat ancaman serangan potensial Israel di masa lalu untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Baca juga: Netanyahu Menang Pemilu Israel, Eks Komandan Pasukan Khusus yang Jadi PM Terlama
Hanegbi mengatakan bahwa menghadapi ancaman nuklir Iran adalah “api yang telah berkobar di dalam dirinya selama lebih dari 25 tahun.”
"Jika tidak ada tindakan yang diambil, Israel untuk pertama kalinya akan menghadapi rezim dengan senjata nuklir,” katanya.
"Netanyahu tidak akan berdamai dengan nuklir Iran," paparnya.
“Dalam penilaian saya, dia tidak punya pilihan [selain menyerang fasilitas nuklir Iran]: Ini adalah kisah 1981: Begin; 2007: Olmert; 2022...” paparnya, merujuk pada Perdana Menteri Menachem Begin menyetujui serangan tahun 1981 yang menghancurkan reaktor nuklir Saddam Hussein di Osiraq; Perdana Menteri Ehud Olmert mengawasi serangan tahun 2007 terhadap reaktor Suriah di Al Kibar.
Lihat Juga :