Dalih Rusia dalam Perang Ukraina Makin Banyak Didukung Warga Jerman

Sabtu, 05 November 2022 - 01:01 WIB
loading...
Dalih Rusia dalam Perang...
Spanduk bertuliskan No Russophobia! terlihat di tengah bendera saat demonstrasi pro-Rusia di Frankfurt, Jerman, 10 April 2022. Foto/REUTERS/Kai Pfaffenbach
A A A
BERLIN - Jumlah orang Jerman yang setuju dengan posisi Rusia tentang akar penyebab konflik Ukraina telah meningkat selama beberapa bulan terakhir.

Hal itu terungkap dalam hasil penelitian terbaru. Para peneliti dengan tegas menolak versi Rusia sebagai “propaganda” dan meminta pemerintah Jerman mengambil tindakan untuk melawannya.

Diterbitkan pada Rabu (2/11/2022) dan berjudul “Uji ketahanan untuk demokrasi: narasi konspirasi Pro-Rusia dan kepercayaan pada disinformasi di masyarakat,” makalah ini didasarkan pada jajak pendapat yang dilakukan pada interval beberapa bulan.

Baca juga: Biden Umbar Janji Bebaskan Iran, Teheran Beri Jawaban Tegas

Menurut laporan itu, 19% responden setuju dengan pernyataan bahwa Rusia tidak punya pilihan selain menyerang Ukraina sebagai tanggapan atas provokasi NATO; 21% responden menyatakan hanya sebagian mendukung gagasan ini.

“Pada bulan April, angkanya masing-masing mencapai 12% dan 17%,” ungkap studi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved