Pelaku Penyerangan Pusat Migran Tewas, Disebut sebagai Pembenci Islam

Kamis, 03 November 2022 - 20:02 WIB
loading...
Pelaku Penyerangan Pusat...
Andrew Leak ditemukan tewas setelah menyerang pusat migran di Inggris. Foto/arab news
A A A
LONDON - Kepolisian mengatakan serangan bom molotov di fasilitas imigrasi di Inggris pada Minggu (30/10/2022) tampaknya dimotivasi gerakan sayap kanan berdasarkan postingan media sosial pelaku.

Pelaku bernama Andrew Leak melemparkan bahan peledak buatan sendiri ke dinding pusat Western Jet Foil di Dover. Dia kemudian ditemukan tewas di pompa bensin terdekat.

Posting Facebook Leak kemungkinan mengungkapkan motifnya, meskipun anggota parlemen North Thanet Sir Roger Gale menggambarkan pelaku berusia 66 tahun itu menderita "kesulitan kesehatan mental yang parah."

Investigasi oleh polisi kontraterorisme atas serangan itu dan kematian Leak telah diluncurkan, tetapi pihak berwenang menolak mengomentari kemungkinan motifnya.

Baca juga: Biden Prediksi Masa Depan Pasukan AS di Polandia

Serangkaian postingan yang dibagikan Leak menunjukkan pola Islamofobia, rasisme, dan makian terhadap migran di Inggris.

Pada 9 Agustus, dia memposting, “Lain kali pusat pekerjaan memberikan sanksi kepada uang Anda karena tidak mencari pekerjaan yang cukup, tanyakan kepada mereka tentang ribuan orang yang mendapatkan tunjangan, yang tidak dapat berbicara bahasa Inggris dan tidak dapat menulis bahasa Inggris. Bagaimana mereka mencari pekerjaan?”

“Tunjangan pengangguran dengan jelas menyatakan bahwa Anda tidak dapat mengklaim tunjangan jika tidak mencari pekerjaan. Semua orang ini harus dikecualikan dari tunjangan,” papar dia.

Baca juga: Bocoran Intelijen: Putin Memang Sakit Parkinson dan Kanker Pankreas

“Anda jelas tidak dapat mencari pekerjaan jika Anda tidak dapat membaca bahasa Inggris atau berbicara bahasa Inggris. Mereka melanggar hukum, saatnya untuk bangkit,” ujar dia.

Posting lain oleh Leak pada 24 Juli mengatakan, “Semua Muslim bersalah karena berdandan, mereka tidak pernah berbicara karena itu bukan anak perempuan mereka. Mereka hanya memperkosa non-Muslim. Itu adalah kejahatan kebencian agama.”

Leak juga tampak tidak menyukai keluarga kerajaan Inggris, dengan satu postingan di awal tahun mengkritik Pangeran Wales saat itu.

Dia berkata, “Pangeran Charles mengatakan dia akan menampung pengungsi Ukraina di salah satu propertinya yang dimiliki orang-orang Inggris. Bagaimana dengan tentara dan anggota masyarakat yang tidur di ambang pintu?”

"Aib. Akhiri keluarga kerajaan sekarang,” ujar pria itu.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Jejak Perang yang Diabadikan...
Jejak Perang yang Diabadikan dalam Al Quran, Apa Saja?
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Berita Terkini
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved