Anggota NATO Tingkatkan Level Siaga Militer karena Rusia

Selasa, 01 November 2022 - 17:00 WIB
loading...
Anggota NATO Tingkatkan...
Pasukan Norwegia untuk penguatan kelompok tempur eFP NATO tiba di Kaunas, Lithuania, 27 Februari 2022. Foto/REUTERS/Janis Laizans
A A A
OSLO - Norwegia meningkatkan level kesiapan angkatan bersenjatanya. Negara anggota NATO itu memperingatkan Rusia mungkin "menggunakan cara lain" dalam konflik dengan Ukraina.

Negara itu juga mengaku menghadapi situasi keamanan yang semakin sulit. Langkah itu diumumkan Perdana Menteri (PM) Norwegia Jonas Gahr Store pada Senin.

“Store memerintahkan angkatan bersenjata beralih dari tingkat kesiapan fase 0, yang dikenal sebagai situasi normal, ke fase kesiapan 1,” ungkap laporan EuroWeekly News.

“Kami berada dalam situasi kebijakan keamanan paling serius dalam beberapa dekade terakhir,” ujar Store kepada media.

Baca juga: Penyerang Suami Ketua DPR AS Terancam Hukuman 50 Tahun Penjara

Dia berpendapat, “Karena Rusia sekarang mengalami perlawanan besar di Ukraina, Moskow dapat menggunakan cara lain dalam kampanye militernya.”

Perdana menteri mengakui pemerintahnya tidak memiliki alasan untuk percaya Rusia “ingin melibatkan Norwegia atau negara lain secara langsung dalam perang.”

Meski demikian, dia menjelaskan menempatkan militer Norwegia pada kewaspadaan yang lebih tinggi diperlukan karena “situasi menentukannya.”

Baca juga: Biden Ancam Pajak Baru untuk Akhiri Peraup Untung dari Perang

Menteri Pertahanan Norwegia Eirik Kristoffersen, yang berbicara bersama perdana menteri, menambahkan, “Tugas terpenting angkatan bersenjata adalah menjaga perdamaian dan keamanan kita, dan untuk mencegah konflik.”

Dia menjelaskan langkah itu akan membuat militer negara itu memprioritaskan kembali bagian-bagian dari kegiatan yang direncanakan untuk meningkatkan “kemampuan dan daya tahan operasional.”

Langkah itu dilakukan setelah dinas keamanan Norwegia (PST) dilaporkan menangkap seorang dosen universitas pekan lalu.

Dosen itu dituduh sebagai "agen rahasia" yang diduga bekerja untuk Rusia, menurut laporan NRK.

Seorang juru bicara PST mengkonfirmasi penangkapan itu. “Itu adalah bagian dari penyelidikan terhadap kegiatan intelijen ilegal yang dapat merusak kepentingan nasional fundamental Norwegia dan keamanan dan kepentingan negara lain,” ungkap juru bicara itu.

Hubungan antara Rusia dan negara-negara Barat telah berada di salah satu titik terendah dalam sejarah karena konflik yang sedang berlangsung antara Moskow dan Kiev.

Norwegia, anggota NATO, telah menangkap hampir selusin warga negara Rusia atas dugaan kegiatan spionase dalam beberapa pekan terakhir, termasuk enam orang yang diduga mengambil foto fasilitas yang dicakup oleh larangan foto nasional.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Hancurkan...
PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup
Rekomendasi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved