Warga Ukraina di Luar Negeri Diminta Tidak Kembali Musim Dingin Ini
Rabu, 26 Oktober 2022 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan ingin melihat semua orang kembali di musim semi untuk membangun kembali kota dan desa Ukraina bersama-sama.
“Anak-anak kita harus tinggal dan belajar di sini, tetapi untuk saat ini mari kita menahan diri, karena kita mengerti bahwa situasinya akan memburuk, dan kita harus bertahan hidup di musim dingin. Kita akan bertahan di musim dingin, dan kemudian kita akan memikirkan yang lainnya,” papar dia.
Menurut jajak pendapat yang diterbitkan pusat Razumkov yang berbasis di Kiev pada akhir Agustus, lebih dari 90% pengungsi Ukraina berencana kembali ke rumah di beberapa titik.
Lebih dari 88% dari mereka yang berniat kembali berencana tinggal di wilayah yang sama di mana mereka tinggal sebelum dimulainya serangan Rusia pada 24 Februari.
Ukraina telah mengalami pemadaman listrik reguler sejak Moskow melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur kritisnya, termasuk pembangkit listrik pada 10 Oktober, menuduh Kiev melakukan serangan teroris terhadap infrastruktur Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sejak itu meminta rekan-rekannya untuk mengurangi tekanan pada sistem energi yang sedang berjuang dengan membatasi penggunaan listrik antara jam 5 sore dan 11 malam.
“Anak-anak kita harus tinggal dan belajar di sini, tetapi untuk saat ini mari kita menahan diri, karena kita mengerti bahwa situasinya akan memburuk, dan kita harus bertahan hidup di musim dingin. Kita akan bertahan di musim dingin, dan kemudian kita akan memikirkan yang lainnya,” papar dia.
Menurut jajak pendapat yang diterbitkan pusat Razumkov yang berbasis di Kiev pada akhir Agustus, lebih dari 90% pengungsi Ukraina berencana kembali ke rumah di beberapa titik.
Lebih dari 88% dari mereka yang berniat kembali berencana tinggal di wilayah yang sama di mana mereka tinggal sebelum dimulainya serangan Rusia pada 24 Februari.
Ukraina telah mengalami pemadaman listrik reguler sejak Moskow melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur kritisnya, termasuk pembangkit listrik pada 10 Oktober, menuduh Kiev melakukan serangan teroris terhadap infrastruktur Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sejak itu meminta rekan-rekannya untuk mengurangi tekanan pada sistem energi yang sedang berjuang dengan membatasi penggunaan listrik antara jam 5 sore dan 11 malam.
Lihat Juga :