Warga Ukraina di Luar Negeri Diminta Tidak Kembali Musim Dingin Ini
Rabu, 26 Oktober 2022 - 07:03 WIB
loading...
Olga Kobzar berdiri di dapurnya saat dia menunjukkan cara dia memanaskan rumahnya dengan kompor gas di apartemennya di lingkungan Saltivka di Kharkiv, Ukraina, 22 September 2022. Foto/REUTERS/Umit Bektas
A
A
A
KIEV - Warga Ukraina yang telah meninggalkan negara itu di tengah serangan militer Rusia tidak boleh pulang sebelum musim semi.
Wakil Perdana Menteri (PM) Ukraina Irina Vereshchuk mengungkapkan hal itu pada Selasa (25/10/2022).
“Menjauh akan melindungi mereka dari risiko yang tidak perlu dan membantu negara bertahan dari krisis energi yang semakin dalam,” papar dia.
Baca juga: Bos Gas: Ukraina Hadapi Musim Dingin Terburuk dalam Sejarah
Berbicara di TV nasional pada Selasa, Vereshchuk mengklaim Rusia kalah di medan perang dan karena itu beralih ke "meneror penduduk sipil" dengan menargetkan infrastruktur energi Ukraina.
“Aku akan memintamu untuk tidak kembali, kita harus selamat dari musim dingin. Sayangnya, jaringan listrik tidak akan bertahan, Anda lihat apa yang dilakukan Rusia. Anda tidak perlu melakukan ini. Jika Anda memiliki kesempatan untuk tinggal, lebih baik menghabiskan musim dingin di luar negeri,” ujar Vereshchuk.
Wakil Perdana Menteri (PM) Ukraina Irina Vereshchuk mengungkapkan hal itu pada Selasa (25/10/2022).
“Menjauh akan melindungi mereka dari risiko yang tidak perlu dan membantu negara bertahan dari krisis energi yang semakin dalam,” papar dia.
Baca juga: Bos Gas: Ukraina Hadapi Musim Dingin Terburuk dalam Sejarah
Berbicara di TV nasional pada Selasa, Vereshchuk mengklaim Rusia kalah di medan perang dan karena itu beralih ke "meneror penduduk sipil" dengan menargetkan infrastruktur energi Ukraina.
“Aku akan memintamu untuk tidak kembali, kita harus selamat dari musim dingin. Sayangnya, jaringan listrik tidak akan bertahan, Anda lihat apa yang dilakukan Rusia. Anda tidak perlu melakukan ini. Jika Anda memiliki kesempatan untuk tinggal, lebih baik menghabiskan musim dingin di luar negeri,” ujar Vereshchuk.
Lihat Juga :