Arab Saudi Sumbang Rp421 Miliar untuk Pengungsi Palestina

Selasa, 25 Oktober 2022 - 01:30 WIB
loading...
Arab Saudi Sumbang Rp421...
Arab Saudi Sumbang Rp421 Miliar untuk Pengungsi Palestina. FOTO/Reuters
A A A
AMMAN - Arab Saudi menyumbangkan USD27 juta (Rp421 miliar) kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA). Bantuan ini diberikan untuk mendukung operasi organisasi di wilayah Palestina.

Donasi tersebut datang sebagai bagian dari janji Kerajaan Saudi pada 2018/2019 untuk mendukung layanan inti agensi dengan donasi sebesar USD50 juta. Kontribusi tersebut merupakan bagian dari janji yang lebih besar oleh Kerajaan, yang telah menjadi salah satu donor utama badan tersebut selama beberapa dekade, untuk membantu UNRWA terus memberikan layanan penting kepada 5,6 juta pengungsi Palestina di wilayah tersebut.



Nota kesepahaman ditandatangani oleh Duta Besar Saudi untuk Yordania Nayef Al-Sudairi, Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini, dan Dr. Ahmad Abu Holie, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina dan kepala Departemen Urusan Pengungsi.

Berbicara kepada Arab News, Minggu (23/10/2022), Al-Sudairi mengatakan bahwa kehadiran Saudi adalah dan masih menjadi jantung perjuangan Palestina, karena posisi Kerajaan dalam masalah Palestina dianggap sebagai salah satu konstanta utama kebijakan luar negeri Saudi.

“Sikap tegas Arab Saudi terhadap perjuangan Palestina terus berlanjut hingga pemerintahan Raja Salman dan putra mahkotanya. Raja telah mengumumkan posisi resmi Saudi dalam berbagai kesempatan, yang baru-baru ini ditegaskan kembali oleh menteri luar negeri Kerajaan, Pangeran Faisal bin Farhan, di UNGA ke-77 di New York beberapa minggu lalu,” kata Al-Sudairi.

“Masalah Palestina berada di garis depan masalah keprihatinan, dan Kerajaan mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah, termasuk pembentukan negara merdeka mereka berdasarkan perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” tambahnya.



Sokongan dari Saudi ini diakui sangat membantu UNRWA. “Dukungan dari Kerajaan dan lembaga-lembaganya berkontribusi pada kemampuan UNRWA untuk mempertahankan layanan vitalnya bagi para pengungsi Palestina selama beberapa dekade,” kata Lazzarini.

Dia menambahkan bahwa badan tersebut telah mengalami kesulitan mempertahankan pendanaan karena ketidakpastian donor, dan bahwa selama dekade terakhir, “perhatian di bagian dunia ini telah menurun.”

Kerajaan telah menyumbangkan lebih dari USD1 miliar kepada UNRWA dalam dekade terakhir, memungkinkan badan tersebut untuk terus memberikan layanan penting kepada para pengungsi Palestina.

“Apa yang telah dialami agensi selama 10 tahun terakhir telah membuat sumber daya secara keseluruhan stagnan. Donasi akan membantu kami tetap menjalankan kegiatan kami tetapi perjuangan akan terus berlanjut,” kata Lazzarini.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
4 Negara Mayoritas Islam...
4 Negara Mayoritas Islam Rayakan Lebaran dalam Kondisi Berperang, dari Palestina hingga Suriah
Siapa Uday Rabie? Warga...
Siapa Uday Rabie? Warga Palestina yang Berani Mendemo Hamas hingga Diculik serta Disiksa hingga Tewas
Ikuti Langkah AS, Jerman...
Ikuti Langkah AS, Jerman Terapkan Kebijakan Anti-Islam dengan Mendeportasi Aktivis Pro-Palestina
5 Tradisi Lebaran Terunik...
5 Tradisi Lebaran Terunik di Dunia, Ada Adu Pecah Telur Rebus di Afghanistan
Trump akan Berkunjung...
Trump akan Berkunjung ke Arab Saudi pada Pertengahan Mei
Ini Pesan Hamas untuk...
Ini Pesan Hamas untuk Warga Palestina yang Merayakan Idulfitri saat Agresi Israel
Viral, Demi Hemat Uang...
Viral, Demi Hemat Uang Perempuan Ini Rela Bayar Sewa Tinggal di Toilet Kantor
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Piala Asia U-17 2025...
Piala Asia U-17 2025 Live di iNews: Thailand vs Uzbekistan dan Arab Saudi Kontra China
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
11 menit yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
2 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
3 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
3 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
5 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved